Alex Marquez Sempat Terpikir Tinggalkan MotoGP Sebelum Dirayu Ducati
Anindhya Danartikanya | 1 Juli 2022 13:05
Bola.net - Pembalap LCR Honda Castrol, Alex Marquez, sempat terpikir meninggalkan MotoGP sebelum didekati oleh Ducati Corse dan Gresini Racing untuk musim 2023. Kepada GPOne, Selasa (28/6/2022), Marquez pun mengaku bahwa ia memang butuh perubahan akibat kesulitan yang ia alami dengan RC213V selama dua musim belakangan.
Marquez diketahui membela Honda selama tiga musim. Musim pertama ia habiskan di Repsol Honda, di mana ia meraih dua podium, sementara dua musim selanjutnya ia habiskan di LCR Honda. Sayang, bersama tim Italia tersebut, Marquez sangat sulit tampil kompetitif. Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini pun yakin dirinya butuh perubahan.
Nasib Marquez sempat terkatung-katung karena Honda melirik Alex Rins sebagai penggantinya. Namun, Ducati akhirnya mendekati. Pabrikan asal Borgo Panigale, Bologna, itu menawarkan tempat padanya di Gresini Racing, yang akan ditinggalkan Enea Bastianini. Marquez pun mendapat dukungan moral dari bos LCR, Lucio Cecchinello.
Perubahan demi Kesehatan Mental

"Saat mulai diskusi dengan Ducati, saya bicara dengan Lucio soal ini. Ia juga paham bahwa saya butuh perubahan. Paruh pertama musim ini sangatlah sulit bagi saya. Saya pun butuh mengubah sesuatu, dan saya rasa pergi ke Ducati bakal sangat membantu saya," ungkap adik sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez, ini.
Namun, rider berusia 25 tahun ini mengaku sempat mengira dirinya bakal terdepak dari MotoGP, mengingat slot yang ada di grid bakal berkurang akibat hengkangnya Suzuki. "Sebelum tanda tangan, saya tadinya tak yakin bakal bertahan di MotoGP. Saya kekurangan proposal tertulis," kisah Marquez.
"Namun, saya punya hubungan spesial dengan Lucio. Kami selalu saling jujur. Bahkan, saat tahu saya sudah tanda tangan (kontrak baru), ia orang pertama yang memberi selamat. Ia lebih senang daripada saya soal ke mana saya akan menuju. Saya memang butuh perubahan, terutama untuk mental saya," lanjutnya.
Raih 2 Podium Bareng Repsol Honda pada Musim Debut

Keputusan Gresini menggaet Marquez sempat banjir kritik karena ia tak kompetitif selama dua musim terakhir. Namun, Marquez memperingatkan bahwa ia mampu meraih dua podium bersama Repsol Honda pada musim debutnya, yang berarti dirinya punya potensi bertarung di depan jika memiliki motor yang tepat pula.
"Pada 2020, saya terbukti layak dapat tempat di MotoGP. Mungkin kami bisa merebut gelar, tapi kami harus membuktikannya di trek. Dengan resminya kontrak musim depan, mungkin saya bisa lebih tenang menghadapi paruh kedua musim ini. Semoga saya bisa dapat kepuasan. Ini tahun-tahun yang berat bagi mental saya," pungkasnya.
Di Gresini Racing, Marquez menggantikan Enea Bastianini yang kini jadi kandidat rider Ducati Lenovo Team dan Prima Pramac Racing. Ia akan bertandem dengan Fabio di Giannantonio, yang juga telah resmi mendapatkan perpanjangan kontrak dari tim yang sama.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Pindah ke Ducati, Alex Marquez Senang Akhirnya Menjauh dari Marc Marquez
- Tim Mulai Kepikiran Tuntut FIM Stewards ke CAS, Bukti MotoGP Darurat 'Wasit'
- Sukses Comeback, Maverick Vinales Siap Bantu Aleix Espargaro Juarai MotoGP
- Tak Lagi Sakit, Marc Marquez Berpotensi Kembali Tampil Normal di MotoGP
- Marco Bezzecchi Penuhi Prediksi Casey Stoner, Bikin Bangga Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


