Andrea Dovizioso: MotoGP 2020 Tak Cuma Tergantung Italia
Anindhya Danartikanya | 17 Maret 2020 09:15
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, memprediksi MotoGP 2020 takkan bisa dimulai dalam waktu dekat, dan yakin situasi genting mengenai pandemi virus corona (Covid-19) akan terus berjalan sampai beberapa bulan ke depan. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport.
Seperti rider-rider Italia lain, Dovizioso terpaksa berdiam diri di rumah karena pemerintah tengah mengkarantina seluruh warga negara Italia paa 9 Maret-3 April. Rider berusia 33 tahun yang berdomisili di Forli ini pun jadi tak bisa banyak berlatih, kecuali di gym yang ada di gudang rumahnya.
"Ini situasi rumit, tapi juga tergantung tempat Anda berada. Di kota lebih banyak yang terinfeksi, tapi kita harus sangat waspada. Sampai peristiwa ini menimpa Anda atau orang terdekat Anda, Anda bakal menganggapnya remeh. Untungnya situasi di Forli lebih tenang. Kasusnya bertambah, tapi tak separah di Lombardia," tuturnya seperti yang dikutip Corsedimoto.
Sulit Terima Pembatalan MotoGP Qatar
Dovizioso pun mengaku sangat kecewa ketika aksi kelas MotoGP di Qatar pada 6-8 Maret lalu dibatalkan usai pemerintah lokal memberlakukan restriksi travel kepada Italia. Kini Seri Thailand, Austin, dan Argentina, juga ditunda sampai akhir musim.
Saat ini, FIM, IRTA, dan Dorna Sports berencana menggelar seri pertama di Jerez, Spanyol, pada 1-3 Mei jika tak ada halangan. Namun mengingat situasi yang makin memburuk di Spanyol membuat seri ini juga ikut terancam batal atau ditunda. Atas alasan ini Dovizioso belum mau meyakini kabar apa pun soal seri pembuka.
"Pembatalan Qatar sangatlah berat. Kami semua terbiasa hidup dengan tanggal-tanggal yang pasti, punya tenggat-tenggat waktu, dan kami tak siap mengubahnya. Hidup kami berputar di dunia balap, dan pertanyaan saya soal kapan kami bisa balapan tetap tak terjawab," ungkapnya.
Juga Harus Pantau Situasi Negara Lain
Karantina yang dilakukan pemerintah Italia ini bertujuan untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19 lebih luas. Andai Italia nanti pulih lebih cepat, Dovizioso yakin MotoGP 2020 tak bisa otomatis dimulai, karena harus menunggu situasi di negara-negara penyelenggara balap yang lain.
"Jika situasi di Italia membaik lebih dulu ketimbang negara-negara lain, tetap saja butuh waktu untuk menunggu semuanya kembali normal di luar Italia. Saya cemas situasinya bakal begini terus sampai beberapa bulan ke depan. Mungkin saja balapan pertama bakal digelar di Italia, pasti menyenangkan," pungkasnya.
Baca Juga:
Karantina Sebulan, Valentino Rossi Malah Keasyikan di Rumah
Baru Sepekan Karantina, Danilo Petrucci 'Menderita' Tak Bisa Latihan Motor
MotoGP 'Libur', Danilo Petrucci Cemaskan Ayahnya yang Flu
Kru McLaren yang Terinfeksi Virus Corona Terus Membaik
Masih Rahasiakan Cedera, Maverick Vinales Jalani Pemulihan 2 Pekan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















