Andrea Dovizioso Sayangkan Hubungan Buruk dengan Ducati Sejak Pisah
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2023 17:44
Bola.net - Eks pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso, mengaku hubungannya dengan Ducati berjalan buruk sejak mereka berpisah pada akhir 2020. Ia mengaku menyayangkannya, tetapi ia menegaskan bahwa ia hanya berselisih dengan beberapa orang di skuad tersebut, bukan Ducati secara keseluruhan.
Dovizioso membela tim pabrikan Ducati sejak 2013, menggantikan Valentino Rossi yang kembali ke Yamaha. Sejak itu, ia jadi ujung tombak pengembangan Desmosedici, terutama usai Gigi Dall'Igna menjadi General Manager Ducati Corse pada 2014. Ia membantu Ducati bangkit, bahkan tiga kali jadi runner up.
Namun, Dovizioso dan Dall'Igna mendadak cekcok pada pertengahan 2019 usai Seri Jerman. Keduanya berbeda pendapat soal arah pengembangan motor. 'Dovi' diketahui kerap kali menuntut Desmosedici lebih lincah di tikungan, tapi Dall'Igna ingin mempertahankan karakter motor yang bertenaga.
Kolaborasi dengan Ducati Berakhir Buruk

Dovizioso bahkan blak-blakan mengaku bahwa sejak cekcok itu, ia dan Dall'Igna sangat jarang bicara. Pada saat itu pula ia memutuskan untuk hengkang dari Tim Merah sekalinya kontraknya habis pada akhir 2020. Lewat Motorsport Magazin, ia tak memungkiri bahwa hubungan mereka tak membaik.
"Ketika sebuah kisah seperti kisah saya dan Ducati berakhir seperti ini, rasanya selalu disayangkan. Pasalnya, saya adalah orang yang selalu mencoba punya hubungan baik dengan semua orang," ungkap rider Italia ini seperti yang dikutip Crash.net pada Jumat (6/1/2023).
"Namun, dalam kasus ini, sayangnya memang berakhir buruk. Meski begitu, saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tak punya hubungan buruk dengan Ducati sebagai perusahaan, melainkan hanya dengan beberapa orang di Ducati. Itu hal berbeda," lanjut Dovizioso yang juga juara dunia GP125 2004.
Punya Penyesalan

Andai Dovizioso bertahan di Ducati pada musim 2021 dan 2022, ada kemungkinan bahwa ia bakal sukses meraih gelar dunia di MotoGP, yakni gelar yang akhirnya jatuh ke tangan sang pengganti, Pecco Bagnaia, pada 2022. Ia mengakui ada penyesalan, tetapi ia tetap puas atas jalan kariernya.
"Saya jelas memiliki penyesalan-penyesalan dalam karier saya. Orang-orang yang mengklaim sebaliknya, yakni mengaku bahwa tak memiliki penyasalan, adalah para pembohong. Selalu ada hal-hal yang seharusnya bisa saya lakukan lebih baik. Namun, secara umum saya puas atas karier dan kehidupan saya," tutupnya.
Usai hengkang dari Ducati, Dovizioso sempat vakum dari MotoGP dan menjadi test rider Aprilia Racing selama beberapa bulan pada 2021. Ia kemudian membela tim satelit Yamaha menjelang akhir 2021, dan memutuskan pensiun dari MotoGP usai Seri San Marino pada 2022. Berikut statistik karier Dovizioso.
Statistik Prestasi Andrea Dovizioso

2001: GP125 RCGM Rubicone Corse Aprilia - Tidak Terklasifikasi (hanya ikut satu balapan)
2002: GP125 Scot Racing Team Honda - Peringkat 16
2003: GP125 Scot Racing Team Honda - Peringkat 5
2004: GP125 Scot Racing Team Honda - Juara
2005: GP250 Scot Racing Team Honda - Peringkat 3
2006: GP250 Scot Racing Team Honda - Runner up
2007: GP250 Scot Racing Team Honda - Runner up
2008: MotoGP Scot Racing Team Honda - Peringkat 5
2009: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 6
2010: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 5
2011: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 3
2012: MotoGP Monster Yamaha Tech3 - Peringkat 4
2013: MotoGP Ducati Team - Peringkat 8
2014: MotoGP Ducati Team - Peringkat 5
2015: MotoGP Ducati Team - Peringkat 7
2016: MotoGP Ducati Team - Peringkat 5
2017: MotoGP Ducati Team - Runner up
2018: MotoGP Ducati Team - Runner up
2019: MotoGP Ducati Team - Runner up
2020: MotoGP Ducati Team - Peringkat 4
2021: MotoGP Petronas Yamaha SRT - Peringkat 24
2022: MotoGP WithU Yamaha RNF - Peringkat 21
Sumber: Motorsport Magazin, Crashnet
Baca juga:
- Ngilu! Andrea Dovizioso 'Pamer' Patah Tangan, Jatuh Usai Latihan MX
- Andrea Dovizioso: Motor Ranch Valentino Rossi Itu Sirkuit Surgawi!
- Andrea Dovizioso-Jack Miller: Rivalitas Pecco Bagnaia vs Enea Bastianini Tak Bisa Dihindari
- Andrea Dovizioso Terharu Balapan Terakhirnya Meriah, Nangis Dapat Tribut dari Para Rival
- Ditinggal Pensiun, Yamaha Gelar Pesta Kejutan untuk Andrea Dovizioso di Misano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59






