Andrea Dovizioso: Senang Pimpin Klasemen, Sedih Masa Depan Tak Pasti
Anindhya Danartikanya | 23 September 2020 11:31
Bola.net - Andrea Dovizioso senang namanya bercokol di puncak klasemen pembalap MotoGP. Namun, bukan berarti ia juga senang melihat situasinya sekarang. Dovizioso saat ini belum bisa menentukan masa depan usai memutuskan hengkang dari Ducati Team, dan hasil balapnya juga tak gemilang-gemilang amat.
Musim ini, Dovizioso baru meraih dua podium, yang salah satunya kemenangan. Ia juga memimpin klasemen, namun hanya unggul 1 poin dari Fabio Quartararo dan Maverick Vinales. Kepada Servus TV seperti yang dikutip Speedweek, Senin (21/9/2020), 'Dovi' mengaku perasaannya campur aduk.
"Saya tak suka situasi ini karena tak ada rencana nyata untuk masa depan. Untungnya, saya masih ikut berebut gelar. Jadi, kami ada di posisi yang baik. Meski begitu, rasanya gila memimpin klasemen saat saya punya banyak hasil buruk. Usai balapan pertama di Misano, saya tak mengira bakal memimpin klasemen," ungkapnya.
Tak Tertekan Saat Putuskan Pergi dari Ducati

Ironisnya, Dovizioso telah mengumumkan keputusannya untuk tak lagi mau membela Ducati Team tahun depan. Rider Italia berusia 34 tahun ini mengaku sama sekali tak tertekad pihak mana pun ketika ambil keputusan tersebut, dan justru menyatakan bahwa langkah itu ia ambil murni karena sudah tak lagi nyaman di Tim Merah.
"Saya tak merasakan tekanan besar. Tapi saya memang sudah tak nyaman di Ducati. Dalam situasi seperti ini, saya tak perlu lanjut kerja sama dengan mereka dan memperjuangkan kontrak baru. Tapi tekanan bukan masalah. Yang jadi masalah adalah suasana di Ducati," ujarnya.
Dalam wawancara yang sama, Dovizioso juga membicarakan suasana persaingan MotoGP tanpa rival terberatnya selama tiga musim terakhir, Marc Marquez, yang terancam absen semusim penuh akibat cedera patah tulang lengan kanan.
Tak Rindu Marc Marquez
"Suasananya memang jadi beda tanpa Marc, karena cara kerjanya unik. Ia sangat agresif, sangat cepat. Rasanya aneh balapan tanpanya. Tapi saya sama sekali tak merindukannya," ujar Dovizioso sembari tertawa.
Meski tak ada Marquez, Dovizioso juga harus menghadapi rider lain yang makin kuat. "Masalah macam ini selalu ada di MotoGP," ujarnya. Tapi ia menyebut musuh terbesarnya saat ini justru ban Michelin. "Ban kami lebih bermasalah ketimbang motor. Saya memang tengah memimpin klasemen, tapi kami semua sangat berdekatan," tutupnya.
Dovizioso dan para pembalap lainnya akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol, pada 25-27 September mendatang.
Sumber: Speedweek
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Takkan Tunggu Iannone Sampai 2021, Aprilia Sebut Dovizioso Opsi Terbaik
- Marc Marquez Ogah Salahkan Dokter Soal Cedera Lengannya
- Jorge Martin Akhirnya Negatif Covid-19, Boleh Ikut Moto2 Catalunya
- Gagal Turunkan Tim di MotoGP, Michael Jordan Bentuk Tim NASCAR
- 4 Penghambat Valentino Rossi Turunkan Tim di MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




