Andrea Dovizioso Tak Terima MotoGP 2020 Dianggap Bergengsi Rendah
Anindhya Danartikanya | 21 September 2020 12:55
Bola.net - Pembalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, tak terima mendengar pendapat bahwa acaknya peta persaingan MotoGP 2020 mengartikan adanya level performa yang rendah di antara para rider dan motor mereka. Hal ini ia nyatakan lewat GPOne, Minggu (20/9/2020), usai finis kedelapan dalam Seri Emilia Romagna di Sirkuit Misano.
Tujuh seri telah berlalu musim ini, dan belum juga terlihat siapa pembalap yang menjadi kandidat terkuat untuk jadi juara dunia. Dilihat dari klasemen, 10 pembalap teratas hanya terpisahkan 27 poin dengan tujuh balapan tersisa. Empat pembalap teratas, bahkan hanya dipisahkan oleh empat poin.
Banyak pihak yakin peta persaingan yang acak ini terjadi karena Marc Marquez absen akibat cedera patah tulang lengan, hingga membuat nilai kompetisi MotoGP menjadi rendah. Para pembalap, termasuk Dovizioso, tak terima atas pendapat ini, dan yakin ketatnya kompetisi murni dikarenakan level performa yang justru makin setara di antara mereka.
Hanya Pembalap yang Berhak Beri Penilaian
Dovizioso menyatakan momen ini justru membuktikan nilai kompetisi MotoGP makin tinggi. Ini bisa dilihat dari catatan waktu yang berdekatan di sesi latihan dan kualifikasi, begitu juga ritme berkendara yang mirip dalam balapan. Ia juga secara tersirat meminta orang-orang berhenti memperdebatkan hal ini, karena menurutnya hanya para rider yang berhak menilai level kompetisi.
"Salah jika Anda menilai kompetisi musim ini levelnya rendah. Lihat saja betapa dekatnya margin para rider. Ini hanya bisa berarti dua hal: semua rider memang tampil buruk, atau justru sangat kuat. Kami selalu berdekatan, baik dalam lap tunggal maupun ritme balap. Hanya ada beda sepersekian detik antara posisi 1 dan 15," tuturnya.
"Jadi, bagaimana Anda bisa bilang bahwa level persaingan kami rendah? Apalagi jika membicarakan para rider yang menang musim lalu, apa berarti level mereka juga rendah? Saya rasa hanya para rider yang berhak menilai tinggi-rendahnya kompetisi, karena Anda takkan paham detailnya tanpa mengendarai motor kami," lanjut Dovizioso.
Penasaran Performa Marc Marquez
Di lain sisi, Dovizioso yakin peta persaingan yang acak disebabkan baru Michelin yang jauh berbeda dari tahun lalu. Atas alasan ini, ia penasaran melihat performa Marquez andai rider Honda itu tak cedera. Ia bahkan mengaku tak terlalu percaya atas performa gemilang Marquez di MotoGP Spanyol sebelum kecelakaan.
"Saya penasaran lihat Marc pakai ban tahun ini. Tapi memikirkannya takkan ada gunanya, karena tak ada yang bisa melihatnya beraksi tahun ini. Tentu ia sangat cepat di Jerez, tapi jika dianalisa secara logis, bagaimana hasil uji cobanya di Qatar? Jerez bisa jadi tak memberi kita gambaran yang jelas soal potensinya, tapi tetap saja ban inilah yang menciptakan situasi acak ini," pungkasnya.
Marquez yang masih dalam tahap pemulihan, belum diketahui kapan akan kembali dan terancam absen semusim. Dovizioso sendiri akan kembali berlaga di kandang Marquez, MotoGP Catalunya yang digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol, pada 25-27 September nanti.
Sumber: GPOne
Video: Maverick Vinales Juarai MotoGP Emilia Romagna 2020
Baca Juga:
Andrea Dovizioso Tertawa Heran Masih Pimpin Klasemen MotoGP
Bungkam Haters, Maverick Vinales: Ini Bukti Mentalitas Saya Tak Pernah Loyo
Gagal Podium, Fabio Quartararo: Setengah Salah Saya, Setengah Salah Race Direction
Valentino Rossi: Mau Finis atau Tidak, Tak Banyak Pengaruhnya ke Klasemen
Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Sochi, Rusia 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



