Aprilia: Espargaro Petarung Sejati, Iannone Bertalenta Hebat
Anindhya Danartikanya | 18 Januari 2019 14:00
Bola.net - - Terhitung sejak 7 Januari lalu, resmi sudah Massimo Rivola menjabat sebagai CEO Aprilia Racing. Kehadiran Rivola diharapkan bisa membantu Manajer Teknis Aprilia Racing, Romano Albesiano untuk lebih fokus mengembangkan motor RS-GP, yang sejak 2015 belum meraih hasil bombastis di MotoGP.
Sebelum pindah ke Aprilia, Rivola pernah menjabat sporting director Scuderia Ferrari, Scuderia Toro Rosso dan Minardi di Formula 1, dan belakangan ini menjadi pimpinan Ferrari Driver Academy, membantu Charles Leclerc mengamankan tempat di Scuderia Ferrari. Ia yakin pengalaman segudang di F1 bisa membantunya mengatur struktur balap Aprilia di MotoGP.
"Saya baru memulai pekerjaan pekan lalu, dan ada tantangan besar di hadapan saya, karena ada banyak orang yang harus saya kenal di dalam perusahaan dan paddock MotoGP. Sejauh ini, tampaknya F1 lebih kaku dan MotoGP lebih terbuka, tapi itu yang saya lihat sebelum benar-benar terjun di paddock MotoGP," ungkapnya kepada MotoGP.com.
Utamakan Efisiensi Kerja

Rivola mengakui bahwa Aprilia Racing merupakan pabrikan MotoGP yang berskala besar seperti Honda, Ducati, Yamaha, KTM dan Suzuki, hingga kerja keras berlipat ganda harus dilakukan demi bertarung di papan atas. Meski begitu, prestasi segudang Aprilia di berbagai kejuaraan dunia diharapkan bisa menjadi lecutan semangat.
"Aprilia tim yang cukup kecil, jadi efisiensi adalah kunci perusahaan kami. Saya rasa kami punya orang-orang berpengalaman dan pernah memenangkan segalanya. Kami punya 56 gelar dunia, 294 kemenangan di Grand Prix, tapi saat ini Aprilia masih tertinggal. Kami harus mencari bumbu yang pas untuk bangkit. Target musim ini adalah berkembang, terutama pada motor kami, " tuturnya.
Soal Espargaro, Iannone dan Smith
Rivola juga mengaku sangat bersemangat untuk bertemu dengan Aleix Espargaro, yang telah membela Aprilia sejak 2017 dan selama ini menjadi ujung tombak pengembangan RS-GP, begitu juga Andrea Iannone, yang baru saja bergabung usai tampil garang sepanjang musim lalu bersama Suzuki Ecstar. Duet ini pun diharapkan bisa bekerja sama dengan baik.
"Saya belum mengenal para rider, saya akan segera bertemu mereka. Aleix adalah petarung sejati dan saya suka cara kerjanya, dan saya akan meminta dia terus begitu. Andrea sangat bertalenta, pengalamannya di Ducati dan Suzuki membuatnya menjadi rider yang makin baik, komplet dan dewasa. Saya harap ia bisa diajak bekerja sama dengan baik dan mampu memimpin tim kami bersama Aleix," ungkapnya.
Pria asal Faenza, Italia ini juga tak melupakan Bradley Smith, yang kini menjabat sebagai test rider utama Aprilia. "Bradley juga punya tugas penting karena akhirnya kami punya tim uji coba yang layak. Kami berharap indikasinya sama dengan Andrea dan Aleix. Saya yakin bahwa lingkungan kerja yang baik akan menjadi faktor penting bagi tim kami," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














