Aprilia Siapkan Crutchlow-Dovizioso Jika Iannone Tetap Dilarang Balapan
Anindhya Danartikanya | 15 Oktober 2020 16:35
Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan bahwa pihaknya sangat tertarik menggaet Andrea Dovizioso sebagai langkah antisipasi jika Andrea Iannone tetap dilarang balapan di MotoGP. Hal ini ia sampaikan kepada Speedweek, Rabu (14/10/2020), sehari sebelum sedang kasus doping Iannone digelar di Lausanne, Swiss.
Seperti yang diketahui, sampel urin The Maniac yang diambil di MotoGP Malaysia, 3 November 2019, terbukti mengandung drostanolone, substansi steroid terlarang untuk atlet menurut Agen Anti-Doping Dunia (WADA). Ia pun dijatuhi larangan balap selama 18 bulan dan hasil balapnya di Malaysia dan Valencia didiskualifikasi.
Februari lalu, Iannone dan tim pengacaranya berdalih substansi itu masuk ke dalam tubuhnya akibat kontaminasi daging di Asia. Mereka juga menyajikan bukti tes sampel rambut di sidang Pengadilan FIM (CDI) yang membuktikan Iannone tak mengonsumsi drostanolone selama lima bulan terakhir sebelum sampel urinnya diambil.
Punya Pra-kesepakatan dengan Cal Crutchlow

Iannone dan WADA pun akhirnya saling seret ke CAS. Iannone menuntut hukuman larangan balap selama 18 bulan dicabut, sementara WADA menuntut hukumannya untuk diperpanjang menjadi 4 tahun. Akibat pandemi Covid-19, sidang baru bisa digelar pada Kamis (15/10/2020), dan Iannone menantikan hasilnya.
Meski sangat berharap Iannone dinyatakan tak bersalah dan bisa bebas dari hukuman langan balap, Rivola tak memungkiri bahwa pihaknya juga harus punya rencana cadangan. Menurut Motorsport.com, mereka punya pra-kesepakatan dengan Cal Crutchlow pada akhir Juli, usai rider Inggris itu resmi bakal terdepak dari LCR Honda.
Pra-kesepakatan ini tak bersifat mengikat dan tak berarti Crutchlow otomatis jadi rider Aprilia jika Iannone tetap dihukum. Namun, ini menghalangi Crutchlow tanda tangan kontrak dengan tim lain sebelum putusan Iannone keluar. Meski begitu, Rivola juga menyebut Aprilia pun tertarik menggaet Dovizioso, yang pada Agustus lalu telah memilih hengkang dari Ducati.
Akui Berisiko Tunggu Putusan Sidang Andrea Iannone

"Menggaet Dovi memang kesempatan yang unik. Jika Andrea tetap dilarang balapan, kami harus mulai membuat perubahan. Bagi seorang rider, tak berkendara selama 12 adalah waktu yang sangat lama. Jadi, ini juga berisiko. Kita sudah lihat apa yang terjadi di Jerez, karena para rider begitu lama tak berkendara," ujar Rivola.
"Kami tahu bahwa menunggu Andrea adalah tindakan berisiko. Tapi kami berharap sekali lagi, semua orang yang terlibat dalam kasus ini menemukan solusi terbaik. Kami juga berharap bisa mengejar ketertinggalannya selama ini dengan talentanya," lanjut eks Sporting Director Scuderia Ferrari dan Scuderia Toro Rosso Formula 1 ini.
Saat ini, Dovizioso sendiri tengah duduk di peringkat ketiga pada klasemen pembalap dengan koleksi 97 poin, tertinggal 8 poin saja dari Fabio Quartararo. Pembalap Italia berusia 34 tahun ini juga dikabarkan telah didekati oleh Suzuki dan Honda untuk dijadikan test rider.
Sumber: Speedweek
Video: Maverick Vinales Jatuhkan Diri dalam Kecepatan Tinggi di MotoGP Styria
Baca Juga:
- Rival Abaikan Team Order, Petrucci Justru Tekad Bantu Dovizioso Juarai MotoGP
- Ayah Valentino Rossi: Semoga Nasib Sial Segera Pergi
- Esponsorama Ogah Jual Tim ke Valentino Rossi, Minta Dibayar Saja
- Aleix Espargaro Sedih Belum Bisa Samai Level Sang Adik di MotoGP
- Kemenangan di Le Mans Bikin Danilo Petrucci Super Pede Jelang MotoGP Aragon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






