Arm Pump Kambuh, Penyebab Fabio Quartararo Terjun Bebas di MotoGP Jerez
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2021 12:25
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, sangat kecewa harus finis ke-13 di MotoGP Jerez, Spanyol, pada Minggu (2/5/2021). Ia mencatat ritme yang sangat cepat dan konsisten pada paruh pertama balapan, namun lalu terjun bebas dari posisi pertama ke posisi 13 usai cedera arm pump pada lengan kanannya kambuh.
Quartararo sempat mengalami cedera ini pada 2019, dan telah menjalani operasi. Sejak itu, ia tak pernah lagi mengalaminya sampai Seri Portimao, Portugal, tahun lalu. Usai menang di Seri Doha pada awal April, Quartararo sempat terekam mengaku kepada Johann Zarco dan Jorge Martin bahwa lengan kanannya kesakitan akibat tendinitis.
Uniknya, cedera ini tak muncul saat ia merebut kemenangan di Portimao, dua pekan lalu. Ia juga mengaku biasanya sama sekali tak mengalami masalah fisik di Jerez, terbukti dari dua kemenangannya tahun lalu. Atas alasan ini, Quartararo mengaku bingung soal penyebab yang membuat arm pump-nya kambuh.
Tak Pernah Kambuh Tiap Balapan di Jerez
"Saya mengalami masalah besar pada lengan. Saya sangat sedih, karena saya merasa sangat mudah melaju di depan. Kami punya ritme yang menakjubkan akhir pekan ini, dan kemudian saya tak punya kekuatan pada lengan. Saya sungguh kecewa. Namun, saya berjuang sampai akhir, meski hanya demi tiga poin," ujarnya via Crash.net.
"Tahun lalu di Portimao, situasinya sangat buruk untuk arm pump. Namun, tahun ini sempurna. Selain itu, semuanya oke-oke saja selama bertahun-tahun di Jerez. Pada 2020 semua sempurna, sama sekali tak ada masalah, bahkan tak ada rasa sakit sedikit pun. Tapi tahun ini benar-benar sebaliknya," lanjut El Diablo.
Quartararo yang start dari pole, turun ke posisi keempat pada lap pembuka, namun mengambil alih pimpinan balap dari Jack Miller pada Lap 4. Ia pun mencetak lap tercepat pada Lap 5, dan lalu melenggang dengan keunggulan lebih dari sedetik. Namun, cederanya kambuh pada Lap 14, dan akhirnya kembali tersalip Miller pada Lap 16.
Tetap Berjuang Meski Kesakitan
Sejak itu, rider Prancis ini terjun bebas dan tersalip rider lain. Meski kesakitan, Quartararo ngotot melanjutkan balapan, meski akhirnya hanya duduk di posisi 13. "Saya memimpin dengan margin sedetik, dan kemudian tak ada tenaga. Saya masih berjuang selama enam lap berikutnya sambil kesakitan, demi menjaga margin sedetik," ujarnya.
"Tapi akhirnya mustahil. Tak ada tenaga. Paruh kedua balapan sungguh berbahaya, namun saya tak mau berhenti karena saya tahu mungkin 1-2 poin akan sangat berharga. Jadi, saya mengerahkan segalanya," lanjut Quartararo, yang kini duduk di peringkat kedua pada klasemen dengan 64 poin, tertinggal dua poin dari Pecco Bagnaia.
"Saya harus mengerem dengan empat jari, padahal biasanya hanya dengan satu jari. Saya juga tak bisa membuka gas lebar-lebar di trek lurus. Namun, tak ada penjelasan soal arm pump ini. Saya latihan dengan cara yang sama, dan saya bahkan nyaman di atas motor. Entahlah," tutup Quartararo, yang terancam absen uji coba pascabalap pada Senin (3/5/2021).
Sumber: Crashnet
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Ketika Franco Morbidelli Lagi-Lagi Selamatkan 'Wajah' Yamaha Meski Pakai Motor Lama
- Ragu pada Diri Sendiri, Jack Miller dapat Dukungan dari Istri Cal Crutchlow
- Momen-Momen Haru Selebrasi Jack Miller di MotoGP Jerez: Seisi Paddock Ikut Senang
- Jack Miller Akui 'Nangis Seperti Bayi' Usai Menangi MotoGP Jerez
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Portimao, Portugal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








