Assen Paling Mengejutkan, Quartararo Tunggu Lawan Marquez-Rossi
Anindhya Danartikanya | 12 Juli 2019 13:00
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengungkapkan momen paling spesial yang ia alami pada paruh pertama musim debutnya di MotoGP. Dalam situs tim, rider Prancis berusia 20 tahun ini menyebut balapan di Sirkuit Assen, Belanda menyajikan momen teristimewa baginya.
Start dari pole, Quatararo sempat melorot ke posisi 4, namun berhasil mengambil alih pimpinan balap hanya dalam tiga lap, yakni usai menyalip Maverick Vinales dan Joan Mir, serta terjatuhnya Alex Rins. Quartararo pun memimpin selama 12 lap.
Sayangnya, luka operasi arm pump pada lengan kanannya menimbulkan rasa sakit pada pertengahan balap, hingga ia harus menyerah kepada Vinales dan Marc Marquez, dan puas finis ketiga. Meski gagal menang, El Diablo tetap senang.
"Balapan terbaik adalah Assen, karena saya bertarung dengan Marc dan Mack demi podium. Sayang, saya mengalami rasa sakit usai operasi arm pump, dan saya harus mengendalikannya pada pertengahan balap. Meski begitu, saya tetap mampu naik podium. Jadi ini spesial," ungkapnya.
Inginkan Duel Sengit dengan Rider Papan Atas
Meski sukses bikin geger MotoGP berkat pole yang ia raih di Jerez, Spanyol, Quartararo justru menyebut balapan di Assen sebagai momen mengejutkan pertama yang ia rasakan dalam debutnya di kelas para raja. Meski begitu, Quartararo masih menantikan duel wheel-to-wheel yang sengit dengan Marquez dan Valentino Rossi.
"Momen mengejutkan pertama adalah saat memimpin balapan di Assen. Tiba-tiba saja tak ada orang di depan saya, dan itu sangat spesial. Tapi saya belum bisa ikut dalam pertarungan sengit dengan rider seperti Marc dan Vale. Saya sangat ingin dapat kemungkinan itu di balapan-balapan berikutnya," ujarnya.
Tim Bagaikan Keluarga
Quartararo juga tak ketinggalan memberikan opini soal timnya, yang juga berstatus debutan MotoGP seperti dirinya. Ia pun mengaku merasakan atmosfer positif dalam tim asal Malaysia yang bermarkas di Belgia tersebut, yang ia sebut sudah seperti keluarganya sendiri.
"Tim sangatlah penting, karena jika Anda menghabiskan separuh hidup Anda dengan sebuah kelompok orang, maka mereka harus merupakan orang-orang yang Anda sangat sukai. Harus seperti keluarga. Kami menang bersama dan kalah bersama sejak awal. Saya sangat senang dengan kru saya," tutupnya.
Saat ini, Quartararo tengah duduk di peringkat 8 pada klasemen pebalap dengan koleksi 67 poin, jumlah poin yang juga dikoleksi Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di peringkat 9. Para rider MotoGP akan kembali turun lintasan di Brno, Ceko, 2-4 Agustus mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













