Banyak Belajar, Quartararo Sebut Gaya Lorenzo Paling Alami untuk Yamaha
Anindhya Danartikanya | 27 Mei 2020 13:17
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, mengaku sangat sering mempelajari gaya balap Jorge Lorenzo, baik saat masih turun di kelas yang lebih ringan, maupun sejak turun di MotoGP 2019. Kepada Speedweek, El Diablo menyebut gaya balap Por Fuera yang halus adalah yang paling ideal untuk YZR-M1.
Lorenzo membela Yamaha selama 9 tahun (2008-2016). Ia sukses meraih 3 gelar dunia, 44 kemenangan, 107 podium, dan 39 pole. Tak hanya itu, selama berseragam biru, peringkat terburuknya di klasemen pebalap hanyalah di peringkat 4. Atas alasan ini, ia dianggap sebagai salah satu rider Yamaha terbaik yang pernah ada.
Musim lalu, Quartararo pun menggebrak dengan langsung meraih 7 podium dan 6 pole. Gaya balapnya yang juga halus kerap dianggap mirip dengan Lorenzo, dan hal ini diakui sendiri oleh para rivalnya. Atas alasan inilah Quartararo diperkirakan bisa menjadi bintang Yamaha selanjutnya.
Sering Pelajari Jorge Lorenzo

"Saya memang sangat sering mempelajari Jorge. Saya menontonnya balapan dengan Yamaha berkali-kali untuk melihat caranya. Memang benar situasi kami berbeda karena ban kami juga berbeda, tapi saya mempelajari gaya balapnya," ungkap Quartararo, yang kebetulan juga berkawan baik dengan Lorenzo.
"Ketika Jorge berkendara, ia selalu tampak sekadar berkendara seperti sedang menuju pit. Nyatanya, ia malah mencatat waktu tercepat. Itulah yang membuat saya sangat terkesan, dan itulah yang saya coba lakukan. Well, saya tak mau berkendara seperti dia, tapi saya ingin berkendara secara alami," lanjutnya.
Pebalap Prancis berusia 21 tahun ini pun mengakui dirinya punya gaya balap yang cukup berbeda dengan calon tandemnya tahun depan, Maverick Vinales, yang diketahui lebih agresif. Meski Vinales merupakan rider Yamaha dengan kemenangan terbanyak (6) sejak 2017, Quartararo yakin gaya balapnya tidak alami untuk Yamaha.
Komentari Gaya Balap Maverick Vinales

"Jika Anda lihat Maverick, ia melaju sangat cepat, tapi ia punya gaya balap yang lebih agresif ketimbang saya. Saya coba berkendara sehalus mungkin karena kami tahu motor ini bisa bekerja dengan baik jika Anda mengendarainya dengan gaya itu. Saya pun melakukannya tahun lalu, terutama dalam balapan," tutur Quartararo.
Quartararo pun menyatakan bahwa Lorenzo dan Valentino Rossi memang sudah menjadi panutannya bahkan sebelum ia tahu bakal bergabung dengan Petronas Yamaha SRT pada 2019. Menurutnya, ini lumrah saja terjadi, seperti saat Marc Marquez yang mengidolakan Dani Pedrosa sebelum ke MotoGP pada 2013.
"Saya sangat menyukai gaya berkendara Jorge, dan juga Vale sebagai panutan. Selalu begitu, seperti Dani dan Marc. Kini kami tahu Marc harus dikalahkan, dan kami harus cari tahu apa yang membuatnya lebih baik dan apa kelemahannya, atau di mana ia tak terlalu kuat, karena ia tak punya banyak kelemahan," pungkasnya.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
- Pramac dan Jorge Martin Capai 'Kesepakatan Awal' untuk MotoGP 2021?
- Valentino Rossi: Bakal Aneh 2 Kali Balapan di Trek yang Sama
- Valentino Rossi Tertantang Lawan Tiga Rider Muda Yamaha
- Bela Aprilia atau ke WorldSBK, Danilo Petrucci Harus Pilih Mana?
- Terdepak dari Ducati, Danilo Petrucci Harus Pilih Aprilia atau WorldSBK
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Spanyol 2026: Barry Baltus dan Celestino Vietti Berkuasa
Otomotif 24 April 2026, 15:39
-
Hasil FP1 Moto3 Spanyol 2026: Maximo Quiles Tercepat di Rumah Sendiri
Otomotif 24 April 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Arsenal vs Newcastle 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 21:54
-
Prediksi Man City vs Southampton 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 20:51
-
Baru 106 Hari, Liam Rosenior Dipecat Chelsea dan Dibayar Miliaran
Liga Inggris 24 April 2026, 20:45
-
Excellent Eleven! Anniversary 11 Tahun Bola.com Hadirkan Kuis Berhadiah
Lain Lain 24 April 2026, 20:24
-
Begini Nasib Barcelona Ketika Lamine Yamal Absen
Liga Spanyol 24 April 2026, 20:15
-
JPE Ungguli Phonska Plus 3-1 pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026
Voli 24 April 2026, 20:07 -
Kabar Baik untuk Liverpool: Alisson Mungkin Bisa Main!
Liga Inggris 24 April 2026, 19:49
-
Prediksi Bologna vs Roma 25 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 19:40
-
Liga Inggris 24 April 2026, 19:19

-
Live Streaming Betis vs Madrid - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 24 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46








