Bastianini Tak Sungkan Bekuk Bagnaia, Akankah Ulang Rivalitas Pahit Rossi-Lorenzo?
Anindhya Danartikanya | 20 Desember 2022 08:59
Bola.net - Ada begitu banyak pembalap MotoGP yang pindah tim dan pabrikan pada 2023. Namun, yang paling disorot adalah duet anyar Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini. Pasalnya, kedua rider sama-sama tampil tangguh sepanjang 2022.
Pada musim 2022, Bagnaia menyabet 10 podium dan 7 kemenangan, sementara Bastianini meraih 6 podium dan 4 kemenangan. Keduanya juga berkali-kali berduet sengit, menjalani aksi saling salip yang agresif, terutama dalam Seri San Marino dan Aragon.
Rivalitas mereka diprediksi bakal menjadi pahit pada 2023, karena mereka akan bertandem di tim pabrikan dan dapat dukungan teknis terbaik. Apalagi, mereka sama-sama berasal dari Italia, dan tentu ingin membuktikan siapa rider terbaik di negara mereka.
Bisa Jadi yang Pertama Sejak Rossi-Lorenzo pada 2015

Melihat faktor-faktor ini, Bagnaia dan Bastianini bisa jadi menyajikan rivalitas sengit rekan setim untuk pertama kali di MotoGP sejak Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pada 2015 lalu. Apalagi, Bastianini tampaknya ogah bermanis-manis pada Bagnaia.
Bagnaia, yang terbiasa akur dengan Jack Miller selama lima musim terakhir, berharap Bastianini tak bertingkah 'aneh-aneh' di skuad mereka. Ia ingin Bastianini bisa diajak berkolaborasi dengan baik. Namun, Bastianini justru berkali-kali menegaskan mereka punya 'urusan' sendiri-sendiri di trek.
"Semua ada di tangan kami. Kami harus mengendalikan situasi, dan kami pasti bisa mengulang kinerja yang kami lakukan bersama Jack. Bedanya, kini dengan Enea. Di trek, kami adalah rival. Anda tak harus memberikan bantuan, tetapi bakal penting menghindari cekcok," ujar Bagnaia pada November lalu.
Semua Rider Berjuang Sendiri-Sendiri

Meski begitu, Bastianini justru ingin melanjutkan pertarungan-pertarungan mereka pada 2022 ke musim 2023. Ia mengaku juga ingin memperebutkan gelar dunia, dan setiap rider pasti punya hasrat untuk menang. 'Bestia' ogah menyia-nyiakan kesempatan menjadi juara ketika membela tim utama.
"Saya di sini untuk mencoba. Saya diletakkan di tim pabrikan, jadi saya jelas dapat kans merebut gelar. Pecco ingin mempertahankan status juara, tetapi banyak rider lain yang juga kompetitif. Saya rasa kami sudah menjalani duel-duel yang baik, tetapi kami harus melanjutkannya," ungkapnya.
"Memang penting bekerja sama mengembangkan motor kami menjadi versi terbaiknya. Namun, di trek, saat balapan, semua orang akan berjuang untuk diri, seperti yang sudah seharusnya. Kami sudah menjalani duel baik seperti Misano, Aragon, dan Malaysia. Jadi, kami akan coba mengulangnya," lanjut Bastianini.
Sama-Sama Juara Dunia

Lewat Bagnaia dan Bastianini, ini ketiga kalinya tim pabrikan Ducati menurunkan dua pembalap Italia. Yang pertama adalah Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone pada 2015 dan 2016, dan yang kedua adalah Dovizioso dan Danilo Petrucci pada 2019 dan 2020.
Menandemkan Bagnaia dan Bastianini, Ducati juga mengawinkan tiga gelar dunia di antara mereka. Selain juara dunia MotoGP 2022, Bagnaia juga merupakan juara dunia Moto2 2018. Sementara itu, Bastianini merupakan juara dunia Moto2 2020.
Tahun 2023 juga jadi pertama kalinya bagi Bagnaia dan Bastianini bertandem dalam sejarah karier mereka. Namun, keduanya sudah saling kenal sejak kecil, yakni saat masih berlaga di ajang minibike. Berikut perbandingan prestasi keduanya di Grand Prix.
Perbandingan Prestasi Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini

STATISTIK PRESTASI PECCO BAGNAIA:
Jumlah Grand Prix: 172
Jumlah pole: 18
Jumlah podium: 43
Jumlah kemenangan: 21
Jumlah gelar dunia: 2 (Moto2 2018 dan MotoGP 2022)
STATISTIK PRESTASI ENEA BASTIANINI:
Jumlah Grand Prix: 159
Jumlah pole: 10
Jumlah podium: 40
Jumlah kemenangan: 10
Jumlah gelar dunia: 1 (Moto2 2020)
Sumber: Crashnet
Baca juga:
Potret Liburan Para Rider MotoGP: Ada yang Safari ke Afrika, Ada yang Tetap Balapan
Enea Bastianini Soal Jadi Tandem Pecco Bagnaia: Jelas Sengit, Kami Sama-Sama Ingin Menang
Kini Bela Tim Utama Ducati, Enea Bastianini Makin Semangat Jadi Juara MotoGP
Ducati Tanggapi Pecco Bagnaia Soal Balapan di Suzuka 8 Hours, Tekad Bentuk Dream Team
Duetkan Bagnaia-Bastianini, Ducati Pede Bebas Cekcok: Semua Tim Ingin Punya 2 'Striker'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

