Bautista: Andai Saya Bela Tim Pabrikan Ducati Lebih Lama
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2018 10:35
Bola.net - - Alvaro Bautista banjir pujian usai finis keempat di MotoGP Australia akhir pekan lalu. Dalam satu-satunya kesempatan membela tim pabrikan Ducati Corse, rider Spanyol ini membuktikan bahwa dirinya masih mampu bertarung di papan atas dan bertahan di MotoGP.
Bautista yang berstatus sebagai rider Angel Nieto Team, mendadak diminta membela Ducati Corse di Australia, menggantikan Jorge Lorenzo yang absen akibat cedera tangan. Ia pun mengendarai motor Desmosedici GP18, yang sangat berbeda dengan GP17 yang ia kendarai tahun ini.
Juara dunia GP125 2006 ini terhitung mengalami tiga kali kecelakaan selama pekan balap, dan terpaksa start dari posisi 12. Meski begitu, ia berhasil tampil kompetitif di sesi balap, merangsek ke posisi terdepan dan bertarung sengit dengan Andrea Dovizioso. Meski gagal naik podium, Bautista sangat puas finis keempat.
Tak Lakukan Hal Spesial

Bautista pun menyatakan GP18 dan GP17 memiliki perbedaan mencolok, menyebut GP18 jauh lebih mudah dikendarai. Di sisi lain, ia mengaku bahwa dirinya tak melakukan persiapan khusus dalam membela tim pabrikan, dan justru menyatakan bahwa dukungan timlah yang memberi pengaruh besar.
"Saya hanya melakukan hal-hal yang biasanya, tak ada yang spesial. Tapi inilah yang terjadi jika Anda punya dukungan lebih baik, segalanya lebih mudah. Di kejuaraan yang sangat kompetitif ini, jika Anda tak punya senjata terbaik, tak peduli seberapa hebatnya Anda, Anda takkan mampu membuktikan apa-apa," ujar Bautista kepada Marca.
"Saya hanya menjalani balapan saya sendiri, tak merasa harus finis kedua. Saya memang melihat peluang naik podium, dan itu salah satu target saya, tapi saya selalu berkata bahwa, saya takkan sakit hati bila tak terwujud. Yang jelas semua orang bahagia, Dovi meraih lebih banyak poin atas Valentino (Rossi), saya juga menambahkan poin untuk Ducati," lanjutnya.
Andai Lebih Lama
Selama turun di MotoGP, Bautista terhitung dua kali membela tim pabrikan, yakni Rizla Suzuki (2010-2011) dan Aprilia Racing Team Gresini (2015-2016). Meski begitu, motor kedua tim ini tak sekompetitif motor pabrikan Ducati tahun ini, dan Bautista yakin, andai ia mendapatkan GP18 sejak awal tahun, ia bakal lebih garang lagi.
"Beginilah faktanya, tapi tak ada gunanya melihat ke belakang. Saya selalu berusaha sebaik mungkin dengan apa yang saya punya. Meski begitu, dalam satu pekan saja, kami mampu bertarung dengan para rider terbaik. Saya rasa jika saya punya motor ini sejak lama, saya bisa meraih hasil lebih baik," pungkas Bautista, yang hijrah ke WorldSBK tahun depan untuk membela Aruba.it Ducati.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20














