Belum Garang, Lorenzo Akui Harus Belajar dari Dovizioso
Anindhya Danartikanya | 2 Mei 2018 15:30
Bola.net - - Meski belum mendapat perpanjangan kontrak dari Ducati Corse dan dikabarkan tengah mempertimbangkan peluang pindah ke Suzuki Ecstar, Jorge Lorenzo belum mau menyerah dalam proses adaptasinya dengan Desmosedici GP18 tahun ini. Kepada Movistar, Lorenzo pun mengaku masih bersemangat mengejar ketertinggalan.
Usai sembilan musim membela Yamaha dan merebut tiga gelar dunia, Lorenzo pindah ke Ducati pada awal 2017 dan hingga kini mengalami paceklik kemenangan dan baru merebut tiga podium. Situasinya justru sangat kontras dengan sang tandem, yang tahun lalu justru merebut enam kemenangan dan duduk di peringkat runner up.
Jika tandem Anda mengalahkan Anda, Anda tak punya alasan. Andaipun ada, itu hanya karena saya baru satu tahun mengendarai Ducati, sementara Dovi sudah enam tahun. Tapi bagaimanapun ia tetap melaju lebih cepat dari saya, dan saya harus belajar darinya untuk mengejar ketertinggalan performa, ujar Lorenzo.
Akibat kesulitan beradaptasi di Ducati, Lorenzo pun dikabarkan punya peluang untuk pindah ke Suzuki tahun depan, mengingat GSX-RR dikenal punya karakter yang cukup mirip dengan Yamaha YZR-M1. Meski begitu, lima kali juara dunia ini memastikan bahwa dirinya ingin membela Ducati sampai akhir karir.
Saya ingin mengakhiri karir di Ducati, meraih target yang sudah saya patok. Jika tak sukses meraihnya, saya akan menganggap karir saya di MotoGP tak sempurna. Tapi pembalap memang selalu berganti tim dan Anda takkan pernah tahu. Tapi keinginan saya adalah membela Ducati untuk waktu lama, ungkapnya.
Por Fuera pun tak buru-buru dalam menentukan masa depannya. Kami harus menunggu momen terbaik untuk memperpanjang kontrak, yakni saat hasil baik sudah kami raih. 'Harga' saya akan selalu tinggi, karena semua orang tahu kemampuan saya. Ini soal cara menghadirkan perbedaan, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









