Belum Pilih Motor untuk MotoGP 2022, VR46: Hati Kami Ada di Yamaha
Anindhya Danartikanya | 4 Februari 2021 13:38
Bola.net - Project Leader VR46, Alessio Salucci yang lebih akrab disapa Uccio, menyatakan memang sudah waktunya Sky Racing VR46 merambah MotoGP, mengingat para anggota VR46 Riders Academy kini sudah lebih dewasa dan talentanya telah berkembang dengan sangat baik. Hal ini ia nyatakan via Sky Sport, Rabu (3/2/2021).
Seperti diketahui, Sky Racing VR46 memutuskan vakum dari Moto3, demi fokus menurunkan Luca Marini di MotoGP 2021. Tim milik Valentino Rossi ini pun melebur dengan Esponsorama Racing, yang akan menurunkan Enea Bastianini. Meski satu tim, Marini dan Bastianini nantinya akan memakai corak motor dan baju balap berbeda.
Esponsorama sendiri akan mundur dari MotoGP pada 2022, dan kedua slotnya nanti akan diambil sepenuhnya oleh VR46. Menurut Salucci, tahun depan memang jadi waktu yang tepat bagi VR46 untuk melebarkan sayap ke kelas para raja. Apalagi, Marco Bezzecchi mulai menunjukkan tanda-tanda layak turun di MotoGP.
Sudah Waktunya Bentuk Tim MotoGP

Tak hanya Bezzecchi, Stefano Manzi juga mulai menunjukkan perkembangan performa bersama MV Agusta Forward Racing di Moto2, apalagi Celestino Vietti juga naik ke kelas intermediate musim ini. Atas alasan inilah, VR46 ingin menyediakan jembatan bagi mereka agar lebih gampang naik ke kelas tertinggi beberapa musim lagi.
"Para rider kami berkembang lebih pesat dari harapan, jadi sudah waktunya membentuk tim di MotoGP. Perjalanan masih sangat panjang, karena melakukan langkah ini juga bakal penting dari sisi ekonominya. Kami tengah menjalani bulan-bulan krusial," ungkap Salucci, yang jadi sahabat karib Rossi sejak mereka berusia 5 tahun.
Musim ini, Marini akan mengendarai Ducati Desmosedici GP19, namun belum dipastikan apakah VR46 akan tetap jadi tim satelit Ducati pada 2022 mendatang. Salucci pun mengaku tak mau buru-buru memilih pabrikan, walau sudah ada satu pabrikan yang mereka bidik, yakni Yamaha.
Bakal Sulit Jadi Tim Satelit Yamaha

Rossi, yang merupakan ikon Yamaha, sejatinya sudah memberikan kebebasan soal pabrikan mana yang akan dipilih VR46. Rider Italia ini menegaskan kisah timnya tak perlu dipaksakan punya jalan yang sama dengannya. Ia hanya berpesan agar VR46 tak memilih Honda, yang saat ini tengah mengandalkan Marc Marquez.
Meski Salucci ingin VR46 jadi tim satelit Yamaha, ada kendala yang harus ia hadapi, mengingat Petronas SRT tengah menjalin kerja sama fantastis dengan Yamaha dan tampaknya kedua pihak belum mau berpisah. "Kami belum tahu motor mana yang akan kami pakai, walau sudah jelas hati kami berada pada Yamaha," tuturnya.
Selain itu, Yamaha juga tegas menyatakan tak mau menurunkan lebih dari empat rider. Dorna Sports selaku promotor MotoGP juga kabarnya sudah memberikan tenggat waktu pada akhir Maret mendatang agar Rossi dan Salucci memberikan kepastian soal partisipasi VR46 di kelas tertinggi pada 2022.
Sumber: Sky Sport
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- 'Valentino Rossi Tentukan Masa Depan Usai 6-7 Balapan di MotoGP 2021'
- Kini Setim, Marc Marquez Kenang Rivalitas Pahitnya dengan Pol Espargaro
- Cuaca Buruk, Valentino Rossi dan VR46 Riders Academy Tunda Latihan di Portimao
- Alex Rins: Memang Tak Mudah Cari Pengganti David Brivio di Suzuki
- Peluncuran Skuad LCR Honda MotoGP 2021 Digelar 2 Hari Beruntun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









