Berpotensi Mundur Lagi, Tim Satelit Suzuki Terkendala Dana dan Kru
Anindhya Danartikanya | 1 April 2021 12:15
Bola.net - Project Leader sekaligus Direktur Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara, mengaku bahwa pihaknya masih sangat ingin menurunkan tim satelit di MotoGP. Namun, kepada GPOne, Rabu (31/3/2021), Sahara menyatakan bahwa program ini bukanlah hal yang mudah diwujudkan.
Sejak 2017, mantan Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, sudah berkali-kali mengajukan proposal kepada para petinggi Suzuki di Hamamatsu, Jepang, soal program tim satelit. Namun, gagasan itu selalu ditolak meski GSX-RR terus menunjukkan lonjakan performa yang apik dan bahkan merebut gelar dunia dengan Joan Mir tahun lalu.
Kini, sang pencetus gagasan tersebut sudah telanjur hengkang demi menjadi Direktur Balap Alpine F1 Team di Formula 1, ketika Suzuki bahkan belum memantapkan program tim satelit untuk musim 2022. Padahal, ada beberapa tim independen potensial yang mulai tertarik.
Tim Satelit Bakal Bawa Banyak Manfaat

"Saya ingin kami punya tim satelit atas berbagai alasan berbeda: kami ingin mendapatkan informasi dari lebih banyak pembalap. Ini bakal bermanfaat untuk sudut pandang promosi, tapi juga bagus untuk mengembangkan pembalap muda," ungkap Sahara.
Meski begitu, Suzuki dikenal sebagai pabrikan yang departemen balapnya tak sebesar Honda dan Yamaha. Alhasil, mengatasi kendala finansial dan mencari kru terbaik bukanlah hal yang gampang dilakukan. Sahara pun berharap para petinggi Suzuki mau memberi bantuan.
"Saya rasa kami harus punya tim satelit. Namun, ini bukan perkara mudah jika dilihat dari sudut pandang finansial dan sumber daya manusia. Saat ini, saya masih berusaha menjelaskan kepada para petinggi di manajemen teratas Suzuki soal mengapa kami membutuhkannya," ujar Sahara.
Belum Berani Pastikan Turun di MotoGP 2022
Saat ini, ada dua tim independen yang santer dikabarkan saling lirik dengan Suzuki, yakni Gresini Racing dan Sky Racing VR46. Pada 2019, LCR Team juga sempat negosiasi serius dengan Suzuki, namun akhirnya memilih bertahan dengan Honda.
Meski begitu, Sahara justru mengaku belum berani memastikan apakah tim satelit Suzuki bisa diturunkan pada 2022. "Saat ini, saya tak bisa bilang apakah kami akan melakukannya atau tidak pada 2022. Namun, waktu kami juga belum habis kok," pungkasnya.
Di lain sisi, Dorna Sports telah menentukan tenggat waktu kepada Sky Racing VR46 dan Gresini Racing untuk menentukan pabrikan pilihan mereka pada akhir Maret ini. Hal ini dikonfirmasi sendiri oleh pemilik tim VR46, Valentino Rossi, dan Direktur Marketing Gresini, Carlo Merlini.
Sumber: GPOne
Video: Maverick Vinales Sukses Menangi MotoGP Qatar 2021
Baca Juga:
- Ulang Tahun Ke-25, LCR Honda Ternyata Dibentuk Akibat 'Dipaksa' Valentino Rossi
- Terpuruk di Seri Qatar, Jack Miller Ogah Tinggal Diam Jelang MotoGP Doha
- Ubah Strategi, Pecco Bagnaia Tekad Balas Dendam di MotoGP Doha
- Fabio Quartararo Nantikan Kesempatan Kedua untuk Menang di MotoGP Doha
- Makin Pede, Maverick Vinales Tekad Ulang Kemenangan di MotoGP Doha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30















