Brno-Austria Cocok untuk Ducati, Petrucci Antisipasi Serangan Marquez
Anindhya Danartikanya | 21 Juli 2019 12:00
Bola.net - Rider Ducati Team, Danilo Petrucci, tak ingin jemawa menghadapi MotoGP Ceko di Sirkuit Brno, dan MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, bulan depan. Kepada Crash.net, Petrucci mengaku yakin bahwa kedua trek ini, meski bersahabat dengan Ducati, juga bisa membuat Marc Marquez dan Honda tampil kuat.
Sejak 2016, Ducati memang berkuasa di Red Bull Ring, dan di Brno tahun lalu, mereka sukses finis di posisi 1-2 lewat Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo. Usai tak satu pun perwakilannya naik podium di Assen, Belanda, dan Sachsenring, Jerman, kedua trek ini memunculkan harapan bagi Ducati.
Meski begitu, Petrucci mengantisipasi serangan dan perlawanan dari Marquez dan Honda, yang tahun ini mampu sengit menyaingi mereka di trek-trek yang bersahabat dengan Ducati. Contohnya adalah Losail, Qatar, di mana Dovizioso hanya menang dengan keunggulan 0,023 detik dari Marquez.
Hal ini terulang di Mugello, Italia, di mana Petrucci menang usai bertarung dengan Marquez dan Dovizioso sepanjang balapan, dan hanya unggul 0,043 detik dari Marquez. Catalunya, Spanyol, yang didominasi Ducati selama dua musim, justru tahun ini dikuasai Marquez, sementara Petrucci finis ketiga dan Dovizioso gagal finis.
Petrucci pun yakin persaingan sengit antara para rider Ducati dan Marquez akan kembali terjadi di Brno dan Red Bull Ring. "Jelas bahwa dua trek berikutnya, yakni Brno dan Spielberg, lebih baik ketimbang dua trek terakhir yang kami kunjungi. Tapi tahun ini Marc mengalami kemajuan yang lebih besar dari kami," ujarnya.
Tekad Bikin Persaingan Tetap Terbuka
"Kami bertarung sengit dengan Marc di Qatar dan Mugello, dua trek yang biasanya bersahabat dengan Ducati, dan kami hanya menang sepersekian detik darinya. Kini Brno dan Spielberg bakal sama, dua trek Ducati..." renung rider Italia berusia 28 tahun ini.
Pebalap berjuluk Petrux ini pun menyatakan bahwa Ducati akan tampil habis-habisan demi mempertahankan dominasi mereka di kedua trek tersebut, dan membuat mereka tetap berpeluang merebut gelar dunia musim ini.
"Kami harus mengerahkan segalanya dan membuat perebutan gelar tetap terbuka. Memang sulit, tapi kami harus yakin bisa melakukannya, dan bekerja keras baik di rumah maupun di trek," pungkas Petrucci.
Saat ini, Marquez tengah duduk di puncak klasemen pebalap MotoGP dengan 185 poin, unggul 58 poin atas Dovizioso dan 64 poin atas Petrucci. Dalam klasemen konstruktor, Honda meraih 191 poin, unggul 34 poin atas Ducati. Pada klasemen tim, Ducati Team memuncaki klasemen dengan 48 poin, unggul 38 atas Repsol Honda.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Berpotensi Tetap Bela Aprilia di MotoGP 2027, Motor Terbaik Setelah Ducati
Otomotif 19 Januari 2026, 10:10
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









