Bukan ke Franco Morbidelli, Pecco Bagnaia Justru Marah ke Race Direction Usai Gagal ke Q2 MotoGP Thailand
Anindhya Danartikanya | 28 Februari 2025 20:58
Bola.net - Alih-alih menyalahkan Franco Morbidelli, Pecco Bagnaia justru menyalahkan Race Direction atas drama pada menit terakhir sesi latihan MotoGP Thailand di Buriram, Jumat (28/2/2024). Menurutnya, Race Direction melakukan kesalahan besar karena mengibarkan bendera kuning 'palsu'.
Jelang akhir sesi, Bagnaia sempat membubuhkan lap tercepat pribadi 1'29,492, yang membuatnya masuk ke 10 besar dan lolos ke Kualifikasi 2 (Q2). Namun, lapnya otomatis dibatalkan akibat bendera kuning 'palsu' dari Tikungan 8 sampai Tikungan 3. Padahal, tak ada kecelakaan.
Akibatnya, Bagnaia harus gaspol mencatatkan waktu yang lebih cepat pada lap berikutnya. Ia pun menjalani sektor pertama dengan catatan yang sangat cepat, tetapi 'bertemu' dengan Franco Morbidelli yang melamban di Tikungan 5 sehingga tak punya kans memperbaiki catatan waktu.
Dapat Pembelaan dari Para Rival

Morbidelli sendiri melamban karena dua rider di depannya, Jack Miller dan Joan Mir, juga melamban. Pasalnya, bendera kuning dikibarkan lagi di sektor tersebut akibat Marco Bezzecchi kecelakaan di Tikungan 3 dan petugas trek harus membereskan motornya. Bagnaia pun marah karena mengakhiri sesi di posisi 13 dan gagal lolos ke Q2.
"Mereka (Race Direction) melakukan kesalahan besar. Mereka mengibarkan bendera kuning dari Tikungan 8 sampai Tikungan 3, padahal tak ada yang kecelakaan di sana. Setelah saya konfrontasi, mereka mengakui kesalahan mereka, tetapi mereka tak bisa mengembalikan lap saya'," ujar Bagnia via GPOne.
"Bagi saya, ini tidak tepat. Pembalap lain juga punya opini yang sama, karena kami baru membicarakannya di rapat Safety Commission. Meski begitu, ini bukan pertama kalinya kami (para pembalap) tidak sepakat dengan keputusan Race Direction. Namun, beginilah keadaannya," lanjut sang tiga kali juara dunia.
Franco Morbidelli Tetap Dijatuhi Penalti
Di lain sisi, Morbidelli tetap dijatuhi hukuman mundur tiga posisi start oleh FIM Stewards. Morbidelli menyatakan hukuman ini adil karena ia tidak segera menepi ke area run off meski ia melamban karena Miller dan Mir juga melamban di depannya.
Morbidelli juga mengaku sudah meminta maaf kepada Bagnaia karena sudah mengacaukan strategi pekan balapnya. "Saya minta maaf sebesar-besarnya atas apa yang terjadi dengan Pecco pada akhir sesi latihan, karena ini mengacaukan akhir pekan kami berdua," tuturnya.
"Hukuman ini adil, itu memang momen yang berbahaya. Saya harus memperbaiki hal ini karena sering terjadi kepada saya. Kami sudah saling menjelaskan segalanya. Pecco sudah melihat semua yang terjadi dan kami menyelesaikannya dengan pelukan," pungkas 'Morbido'.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Race Direction Minta Maaf ke Pecco Bagnaia Usai Salah Kibarkan Bendera Kuning di MotoGP Thailand
Franco Morbidelli Soal Insiden dengan Pecco Bagnaia di MotoGP Thailand: Display Bendera Kacau, Rider Lain Melamban
Hasil Sesi Latihan MotoGP Thailand 2025: Alex Marquez Sikat Marc Marquez, Pecco Bagnaia Gagal Lolos ke Q2
Pecco Bagnaia Yakin Takkan Ulang Insiden Kontroversial Argentina 2016 dengan Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 05:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Aljazair 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 10:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









