Buru Gelar MotoGP, Johann Zarco Ingin 'Curi' Keunggulan Pecco Bagnaia-Jack Miller
Anindhya Danartikanya | 10 Mei 2021 14:42
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, tak malu-malu menyatakan sangat ingin menjuarai MotoGP 2021. Ia sadar punya motor pabrikan yang berpotensi membantunya mewujudkan target ini. Namun, ia juga mengakui belum sempurna dalam mengendarai Desmosedici GP21. Hal ini ia nyatakan kepada MotosanGP, Sabtu (8/5/2021).
Empat seri berlalu, dan Zarco sejauh ini meraih dua podium, usai finis kedua di Seri Qatar dan Doha. Saat ini, ia duduk di peringkat kelima pada klasemen pembalap dengan 48, 'hanya' tertinggal 18 poin dari rider Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia. Demi mewujudkan gelar dunia, ia pun mengaku ingin mencuri keunggulan 'Pecco'.
Bagnaia saat ini dinilai punya gaya balap paling ideal untuk Ducati. Meski tenaga Desmosedici sangat masif dibanding motor-motor lain, Bagnaia mampu menjinakkannya tanpa gaya balap agresif seperti rider-rider Ducati yang dulu. Dengan gaya balap yang sangat halus, rider Italia itu mampu membuatnya menikung dengan baik.
Pecco Bagnaia Selalu Bisa Cari Peningkatan

"Saya merasa bisa juara, tapi saya harus tingkatkan kepercayaan diri dan cara berkendara. Saya harus meniru Pecco, yang menyatu dengan motor ini. Jika bisa punya sensasi yang sama dengannya, dikombinasikan dengan hal-hal yang bisa saya lakukan, saya punya kans. Saat ini, saya belum punya. Tapi saya bisa berubah," tutur Zarco.
Pembalap Prancis ini juga kagum Bagnaia selalu menemukan limit baru pada performa Desmosedici. Zarco menyatakan, dalam sesi kualifikasi, rider berusia 24 tahun itu bisa mendapatkan peningkatan catatan waktu yang signifikan di setiap lapnya, dan hal ini tak dialami para pembalap Ducati lainnya.
"Saat semua lancar, Pecco bagai mesin. Ia mengendarai Ducati dengan cara yang sempurna. Jika Anda berkendara motor dengan cara seperti itu, maka Ducati jadi motor terbaik. Bahkan dalam kualifikasi, ia selalu mampu lebih cepat 0,2-0,3 detik, sementara kami hanya mampu meningkatkan waktu 0,001 detik," ungkap Zarco.
Jack Miller Punya Karakter Pembalap Sejati

Juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini juga kagum pada tandem Bagnaia, Jack Miller. Rider Australia ini memang punya gaya agresif, jarang mencatat waktu dan ritme yang konsisten. Tapi Zarco takjub pada mentalitas Miller yang berdedikasi pada tugasnya namun juga tetap mampu bersenang-senang, melihat sisi positif dari segala situasi buruk.
"Saya sangat ingin punya mentalitas Jack, karena ia sangat menghibur. Caranya berkendara mungkin tak seakurat Pecco, tapi saat ada masalah, ia tahu cara mengatasinya. Ia punya karakter pembalap sejati. Ia bisa menjaga level fokus tetap tinggi. Usai finis, ia selalu menikmati momen. Ia punya mentalitas yang tepat untuk olahraga ini," tutupnya.
Miller sendiri berada di peringkat keenam pada klasemen pembalap, tertinggal sembilan poin dari Zarco. Ketiga pembalap ini akan berjumpa kembali di lintasan dalam seri kandang Zarco, yakni MotoGP Prancis, yang digelar di Sirkuit Le Mans pada 14-16 Mei mendatang.
Sumber: MotosanGP
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
'Lamban dan Tak Paham Penyebabnya, Tanda Valentino Rossi Harus Pensiun'
Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Le Mans, Prancis 2021
Miguel Oliveira Lempar Kritik Tajam Soal Sensor Limit Trek MotoGP
Stefan Bradl Sebut Ejekan Jorge Lorenzo pada Rival di Medsos 'Bodoh'
Bantah Pecco Bagnaia, Luca Marini: VR46 Bebas Arm Pump? Nggak Benar Tuh!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Udinese 15 September 2026
Liga Italia 13 September 2026, 01:18
-
Prediksi Brest vs PSG 14 September 2026
Liga Eropa Lain 13 September 2026, 00:08
-
Man of the Match Chelsea vs Hull City: Joao Pedro
Liga Inggris 12 September 2026, 23:39
-
Man of the Match Liverpool vs Fulham: Jeremy Jacquet
Liga Inggris 12 September 2026, 23:33
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 14 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 23:17
-
Hasil Chelsea vs Hull City: Berbagi Poin di Stamford Bridge
Liga Inggris 12 September 2026, 23:16
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 23:02
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Hasil BRI Super League: Bali United dan Borneo FC Raih Kemenangan
Bola Indonesia 12 September 2026, 21:29
-
Prediksi Man Utd vs Man City 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 21:09
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Link Live Streaming Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 12 September 2026, 20:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



