Cameron Beaubier, Misi Baru Ben Spies di MotoGP
Editor Bolanet | 11 Agustus 2015 10:00
Bola.net -
Juara World Superbike (World SBK) 2009, Ben Spies boleh saja telah pensiun dari MotoGP, namun misinya untuk terlibat di kejuaraan balap motor terakbar tersebut belum usai. The Texas Terror tengah berupaya membantu pebalap muda Amerika Serikat, Cameron Beaubier untuk mengikuti jejaknya.
The Elbowz pensiun dini dalam usia 29 tahun pada akhir 2013 akibat cedera bahu berkepanjangan. Ia sangat dikenal kerap membicarakan Beaubier di media-media Eropa, dan belakangan diminta Beaubier sendiri untuk menjadi mentornya dalam berkiprah di kelas superbike MotoAmerica.
Cameron Beaubier (c) Moto America
Beaubier sendiri bukan wajah asing di paddock Grand Prix. Pebalap berusia 22 tahun ini pernah turun di GP125 2009 dengan Red Bull KTM Ajo, bertandem dengan dua kali juara dunia MotoGP saat ini, Marc Marquez. Spies pun bertekad mengembalikan Beaubier ke MotoGP, mengingat prestasi gemilangnya di MotoAmerica.
"Saat ini saya menjadi mentor calon bintang dari Amerika Serikat, Cameron Beaubier. Dia anak yang super baik, super cepat, pernah balapan di Eropa dalam Red Bull Rookies Cup dan masalah yang ia dapatkan di GP125 adalah menjadi tandem Marc, serta mendapat cedera parah," ujar Spies kepada MotoGP.com.
Saat ini Beaubier berada di peringkat kedua klasemen superbike MotoAmerica dengan 286 poin, jumlah poin yang juga dimiliki sang pemuncak sekaligus sang tandem, Josh Hayes. "Cameron punya talenta yang bisa menjadi bagian besar di kejuaraan dunia. Saya tengah mendorongnya ke sana. Ia pantas berada di sana. Sangat menyenangkan bisa membantunya," tutup Spies.
(kpl/kny)
The Elbowz pensiun dini dalam usia 29 tahun pada akhir 2013 akibat cedera bahu berkepanjangan. Ia sangat dikenal kerap membicarakan Beaubier di media-media Eropa, dan belakangan diminta Beaubier sendiri untuk menjadi mentornya dalam berkiprah di kelas superbike MotoAmerica.
Beaubier sendiri bukan wajah asing di paddock Grand Prix. Pebalap berusia 22 tahun ini pernah turun di GP125 2009 dengan Red Bull KTM Ajo, bertandem dengan dua kali juara dunia MotoGP saat ini, Marc Marquez. Spies pun bertekad mengembalikan Beaubier ke MotoGP, mengingat prestasi gemilangnya di MotoAmerica.
"Saat ini saya menjadi mentor calon bintang dari Amerika Serikat, Cameron Beaubier. Dia anak yang super baik, super cepat, pernah balapan di Eropa dalam Red Bull Rookies Cup dan masalah yang ia dapatkan di GP125 adalah menjadi tandem Marc, serta mendapat cedera parah," ujar Spies kepada MotoGP.com.
Saat ini Beaubier berada di peringkat kedua klasemen superbike MotoAmerica dengan 286 poin, jumlah poin yang juga dimiliki sang pemuncak sekaligus sang tandem, Josh Hayes. "Cameron punya talenta yang bisa menjadi bagian besar di kejuaraan dunia. Saya tengah mendorongnya ke sana. Ia pantas berada di sana. Sangat menyenangkan bisa membantunya," tutup Spies.
(kpl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Uruguay vs Cape Verde: Kevin Pina
Piala Dunia 22 Juni 2026, 07:20
-
Man of the Match Belgia vs Iran: Alireza Beiranvand
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:36
-
Hasil Belgia vs Iran: Setan Merah Gagal Jinakkan Cheetah Persia
Piala Dunia 22 Juni 2026, 04:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28


















