Casey Stoner: ECU MotoGP 'Masih' Terlalu Canggih
Editor Bolanet | 15 Juni 2016 15:30
Mulai musim ini MotoGP memberlakukan aturan penyeragaman eketronik, di mana hardware-nya diproduksi oleh Magneti Marelli dan software-nya dikembangkan oleh Yamaha, Honda dan Ducati. Menurut Stoner, hal ini berhasil membuat kompetisi kian ketat, namun kecewa pebalap tetap tak punya kendali penuh atas motornya.
Penyeragaman ECU merupakan langkah tepat, meski menurut saya masih terlalu canggih. Saat menjajal Ducati, saya merasa wheelie dan kontrol traksi masih terlalu dibatasi. Saya berkata lepas itu semua dan biarkan pebalap yang mengendalikan semuanya. Dengan begitu, balapan ditentukan oleh skill pebalap, meski mereka harus melakukan lebih banyak kesalahan, ujarnya.
Stoner juga kembali melontarkan kritikan kepada MotoGP, yang ia nilai harus lebih bijak dalam mengatur regulasi teknis. Menurutnya, terlalu banyak perubahan aturan justru akan merugikan pabrikan peserta, karena setiap perubahan akan membutuhkan biaya tinggi.
Saya rasa aturan MotoGP harus lebih stabil, setidaknya untuk 5-8 tahun. Ini akan menarik lebih banyak pabrikan berpartisipasi, mungkin Kawasaki akan mau kembali. Setiap kali aturan berubah, biaya yang harus dihabiskan juga makin banyak, karena pabrikan harus merakit motor baru dan mengembangkannya, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




