Casey Stoner: Jack Miller Makin Dewasa, Bisa Pimpin Ducati
Anindhya Danartikanya | 10 September 2020 17:01
Bola.net - Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner, mengaku ikut senang kompatriotnya dari Australia, Jack Miller, mendapat kesempatan emas mengikuti jejaknya membela Ducati Team tahun depan. Dalam podcast 'In the Fast Lane' pada Selasa (8/9/2020), Stoner mengaku yakin Miller takkan dapat masalah di tim pabrikan.
Stoner mengaku terkesan pada perkembangan Miller selama beberapa tahun terakhir, terutama sejak ia bergabung di Ducati dalam bimbingan Pramac Racing. Miller memang sempat hilang arah ketika langsung naik dari Moto3 ke MotoGP pada 2015 karena tak dapat banyak bimbingan dari Honda.
Sejak bergabung dengan Pramac pada 2018, Miller pun lebih tenang dan fokus. Mentalitas inilah yang membuatnya menjadi salah satu rider yang gemilang sepanjang 2019, dengan raihan 5 podium. Prestasi ini pula yang membuatnya dipromosikan ke Ducati Team pada 2021, menggantikan Danilo Petrucci.
Ingin Jack Miller Latihan Pakai Ban Keras

"Hanya waktu yang bisa membuktikan apakah Jack bisa memimpin Ducati melawan para rival. Tapi saya sangat terkesan padanya selama beberapa tahun terakhir, soal caranya mengendalikan diri dan caranya menghadapi pekan balap," ujar Stoner, yang pernah membela Ducati Team pada 2007-2010 dan merebut satu gelar dunia.
Meski begitu, ada satu cara kerja Miller yang mengganjal hati Stoner selama ini, mengingat rider berusia 25 tahun itu lebih suka memakai ban medium atau lunak dalam balapan, dan tak mau pakai ban keras. Ban yang lebih lunak memang bisa menyajikan grip yang lebih baik, namun ban keras menyajikan ketahanan lebih tinggi.
"Jack bekerja dengan sangat baik. Tapi saya ingin ia sekali-kali coba pakai ban keras, karena ia cenderung suka ban yang lebih lunak. Opsi ini bagus, tapi kadang tidak. Jika pakai ban keras, Anda bisa mengadaptasikan gaya balap hingga lebih aman dalam balapan. Tapi di luar itu semua, saya rasa Jack takkan bermasalah di tim pabrikan," lanjut Stoner.
Beban di Tim Pabrikan Jauh Lebih Besar
Di lain sisi, Stoner yang juga pernah membela Repsol Honda, memperingatkan Miller untuk tahan banting sekalinya membela Ducati Team. Menurutnya, membela tim pabrikan bisa membuat seorang rider dapat dukungan teknis lebih baik, namun beban akan semakin besar pula.
"Membela tim pabrikan bakal menyajikan situasi yang berbeda. Saat ini Jack tengah membela tim satelit, yang pada dasarnya menyediakan motor pabrikan untuknya. Memang bagus membela tim pabrikan karena itu adalah impian banyak orang, tapi tekanannya juga sangat besar," tuturnya.
"Ada lebih banyak insinyur, ekspektasi lebih tinggi, ada lebih banyak hal yang harus Jack hadapi. Tapi Jack telah mengalami progres yang baik selama beberapa tahun terakhir, dan saya rasa ia takkan menghadapi masalah," pungkas Stoner.
Sumber: Podcast 'In The Fast Lane'
Video: Kegembiraan Brad Binder Usai Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
Pecco Bagnaia Dukung Luca Marini ke Ducati di MotoGP 2021
8 Fakta Unik Jelang MotoGP San Marino: Belum Ada Pemenang dari Spanyol
Sebastian Vettel Resmi Bertahan di Formula 1, Pindah ke Aston Martin
Andrea Dovizioso Bidik Podium di Misano, Perlebar Kans Juarai MotoGP
Maverick Vinales Bidik Podium di Misano demi Perbaiki Peringkat di Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




