Casey Stoner: Joan Mir Kejutan Manis, Tapi Sulit Samai Level Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 24 November 2020 11:57
Bola.net - Casey Stoner menyatakan, fakta bahwa Joan Mir merebut gelar dunia MotoGP 2020 adalah kejutan manis, mengingat rider Suzuki Ecstar ini tadinya tak jadi favorit juara pada awal musim. Hal ini Stoner nyatakan dalam wawancaranya dengan El Mundo pada Senin (23/11/2020), usai musim berakhir di Portimao, Portugal.
Awal musim ini, Mir memang sempat dua kali gagal finis dalam tiga balapan pertama, namun kemudian menggila, meraih enam podium sekaligus dan jadi rider paling konsisten di papan atas. Ia bahkan mengambil alih puncak klasemen dari Fabio Quartararo di Seri Aragon, Spanyol.
Mir pun sempat dicemaskan bakal jadi juara dunia tanpa satu pun kemenangan. Namun, ia akhirnya menggebrak dengan memenangi MotoGP Eropa. Usai finis ketujuh di MotoGP Valencia, ia pun mengunci gelar dunia. Menurut Stoner, ini berkat kerja keras Mir sepanjang musim.
Austria, Performa Paling Mengesankan

"Sebuah kejutan menyenangkan melihat Joan jadi juara. Ia memang bukan rider tercepat dan bukan pembalap yang paling bertalenta, tapi ia bekerja keras sepanjang tahun. Ia meraih semua podium yang dibutuhkan dan menang ketika ia benar-benar membutuhkannya," ujar Stoner.
Namun, yang bikin Stoner terkesan bukan kemenangan Mir di Valencia, melainkan performa apiknya di MotoGP Styria. Kala itu, Mir sempat unggul jauh, tapi balapan dihentikan sementara akibat kecelakaan Maverick Vinales. Saat restart, ia tak punya ban baru, hingga harus puas finis keempat.
"Joan bikin saya terkesan pada balapan kedua di Austria. Sungguh disayangkan bendera merah dikibarkan, ia bahkan finis tanpa podium. Padahal ia layak mendapatkan kemenangan hari itu," ungkap juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 ini.
Joan Mir Harus Lebih Waspada pada 2021
Stoner pun ditanya soal kans Mir mempertahankan gelar tahun depan. Menurutnya, bukannya mustahil Mir bisa melakukannya, namun ia harus waspada jika Marc Marquez kembali balapan usai absen lama akibat cedera. Selain itu, rider-rider lain pasti akan bekerja lebih keras demi menggulingkannya dari tahta.
"Apakah Joan bisa juara lagi? Entahlah. Saya ragu ada orang yang bisa menyamai level Marc. Tapi bisa saja terjadi. Menurut pengalaman saya, saya rasa ada banyak hal yang harus diperbaiki pada musim dingin," ungkap Stoner, yang pensiun dini dalam usia 27 tahun pada 2012 lalu.
"Saya ingat pada musim kedua saya di MotoGP, yakni pada 2007, tak seorang pun bertaruh untuk saya, tapi saya bekerja lebih keras. Saya mengerahkan segalanya, bahkan mengubah gaya hidup, sampai akhirnya jadi juara bersama Ducati. Mungkin salah satu rider akan mengubah sesuatu pada musim dingin ini, dan kita lihat saja musim depan," tutup Stoner.
Sumber: El Mundo
Video: Miguel Oliveira Menangi MotoGP Portugal 2020
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


