Casey Stoner Kritik Keputusan Ducati Lepas Jorge Martin: Dia Sudah Setia, Kalian Nggak Adil!
Anindhya Danartikanya | 9 November 2024 20:12
Bola.net - MotoGP Legend, Casey Stoner, melemparkan kritik tajam kepada Ducati, yang lebih memilih Marc Marquez ketimbang Jorge Martin untuk diletakkan di Ducati Lenovo Team pada 2025. Menurutnya, Ducati bersikap tidak adil kepada Martin yang sudah setia dan bekerja keras untuk mereka.
Nama Martin dikait-kaitkan dengan tim pabrikan Ducati sejak 2022. Namun, kala itu ia hanya duduk di peringkat 9, sehingga kalah dari Enea Bastianini yang duduk di peringkat 3. Ia dapat kans lagi untuk membela tim pabrikan Ducati pada 2024, tetapi dengan syarat harus jadi juara dunia pada 2023.
Sayang, kala itu Martin mengakhiri musim sebagai runner up, sehingga batal lagi ke tim pabrikan. Musim ini, ia tampil lebih garang, memimpin klasemen sejak awal musim dan jadi kandidat juara terkuat. Namun, Ducati Lenovo Team justru memilih Marquez, yang musim ini membela Gresini Racing.
Sebut Ducati dan Jorge Martin Sama-Sama Rugi

Akibat keputusan Ducati ini, Martin memilih hengkang dan menerima tawaran Aprilia Racing sebagai pengganti Aleix Espargaro pada 2025. Lewat La Gazzetta dello Sport, Stoner pun menyatakan Martin layak jadi juara dunia musim ini, tetapi sangat menyayangkan perpisahannya dengan Ducati.
"Jorge telah membuktikan kemampuannya dan terus mengalami kemajuan. Ia layak memenangkan gelar dunia. Bagi Ducati, bakal jadi tamparan keras karena kehilangan dia tahun depan. Namun, saya rasa Jorge akan lebih kehilangan," ujarnya seperti yang dikutip Crash.net, Kamis (8/11/2024).
Menurut juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 ini, Martin sudah sangat setia kepada Ducati dan sudah melakukan segalanya agar 'Bologna Bullet' mau memindahkannya dari Prima Pramac Racing ke Ducati Lenovo Team. Namun, ternyata usahanya itu sia-sia karena Ducati justru memilih Marquez.
Jorge Martin Sudah Berusaha Samai Level Pecco Bagnaia
"Jorge telah menghabiskan tahun-tahun ini dengan setia kepada pabrikan itu, telah mengerahkan usaha luar biasa agar bisa jadi satu-satunya yang mampu bertarung dengan Pecco, agar bisa memenangkan balapan dan gelar dunia," ungkap Stoner, yang pernah membela Ducati Team pada 2007-2010.
"Namun, mereka merampas kesempatannya untuk pindah ke tim pabrikan. Saya tak yakin ini adil. Sayangnya, begitulah cara Ducati, dan itulah alasan mengapa mereka kehilangan banyak pembalap," pungkas rider yang pensiun dini dalam usia 27 tahun pada akhir 2012 ini.
Ducati memang tak hanya kehilangan Martin pada 2025. Mereka juga kehilangan Enea Bastianini, yang terdepak dari Ducati Lenovo Team dan akan membela Red Bull KTM Tech 3. Marco Bezzecchi juga meninggalkan Pertamina Enduro VR46 untuk bertandem dengan Martin di Aprilia Racing.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Crashnet
Baca Juga:
Ducati Ngaku Takkan Keberatan Jika Jorge Martin Pakai Nomor 1 di Aprilia
Berapa Poin yang Harus Diraih Jorge Martin di MotoGP Barcelona 2024 demi Kunci Gelar Dunia?
Casey Stoner Peringatkan Para Rider MotoGP: Marc Marquez Bakal Jadi Juara Dunia 2025
Casey Stoner Jagokan Jorge Martin Juarai MotoGP 2024, Sebut Pecco Bagnaia Lebih Sering Blunder
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Liga Spanyol 15 September 2026, 11:09
-
Anthony Gordon Peringatkan Rival, Barcelona Sulit Dihentikan
Liga Spanyol 15 September 2026, 09:59
-
Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
Liga Spanyol 15 September 2026, 08:49
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
LATEST UPDATE
-
Gabriel Jesus Dukung Lamine Yamal Menangkan Ballon d'Or 2026: Dia Sangat Layak untuk Itu!
Liga Spanyol 15 September 2026, 19:30
-
Rodri Akhirnya Ungkap Alasan Pilih Barcelona Ketimbang Real Madrid: Kuncinya di Pelatih!
Liga Spanyol 15 September 2026, 19:15
-
Ipswich Town Pede Bisa Singkirkan Arsenal dari Carabao Cup
Liga Inggris 15 September 2026, 18:59
-
Lawan Ipswich Town, Arsenal Bakal Berikan Kesempatan Bermain untuk Bocah 16 Tahun Ini?
Liga Inggris 15 September 2026, 18:47
-
Main di Anfield, Liverpool Pede Singkirkan Tottenham dari Carabao Cup
Liga Inggris 15 September 2026, 18:32
-
Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
Tim Nasional 15 September 2026, 18:32
-
Lawan Tottenham, Andoni Iraola Isyaratkan Bakal Rotasi Pemain Liverpool
Liga Inggris 15 September 2026, 18:20
-
Pesona Dimitar Mitkov Bersama Madura United: 4 Gol dan Puncaki Top Skor BRI Super League
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:47
-
Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:15
-
Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Bola Indonesia 15 September 2026, 16:48
-
Dari Aceh hingga NTT, YPP Emtek Media Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana
Lain Lain 15 September 2026, 16:35
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

