Cedera Lama Punya Andil, Marc Marquez Ngaku Sengaja Rahasiakan Kendala Saraf di Bahu Kanan

Anindhya Danartikanya | 10 Mei 2026 12:18
Cedera Lama Punya Andil, Marc Marquez Ngaku Sengaja Rahasiakan Kendala Saraf di Bahu Kanan
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, akhirnya menyatakan ia sejatinya mengalami kendala saraf di bahu kanan, yang belum pulih sejak tertabrak Marco Bezzecchi di Mandalika, Indonesia, pada Oktober 2025 lalu.

Setelah kecelakaan tersebut, tim dokter Marquez di Rumah Sakit Internasional Ruber, Madrid, Spanyol, menemukan bahwa dua sekrup dari operasi bertahun-tahun lalu berada di posisi yang janggal.

Advertisement

Marquez pernah mengalami dislokasi parsial di bahu kanan usai kecelakaan di GP Malaysia 2019. Pada 2020, ia terjatuh di Jerez dan lengan atas kanannya juga patah sehingga absen semusim.

Usai Marquez kecelakaan bersama Bezzecchi di Mandalika, tim dokter mendapati satu sekrup bengkok, dan satu sekrup patah. Sekrup yang patah itu menyentuh saraf radial di bahu kanan Marquez.

1 dari 2 halaman

Sekrup yang Patah Bergeser Sedikit, Tapi...

Sekrup yang Patah Bergeser Sedikit, Tapi...

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

"Setelah Jerez, saya tahu betul ada yang salah. Saya coba pergi ke sana, secara mental yakin saya baik-baik saja dan kuat, tapi setelah Jerez, saya pergi ke dokter dan memberi tahu, 'Ada yang terjadi di sini'," kisahnya via Sky Sport Italia.

"Setelah kecelakaan di Indonesia, semua baik-baik saja, tapi sekrup yang patah itu di arah yang sedikit berbeda. Sedikit sekali, 1-2 milimeter. Namun, itu menyentuh saraf radial, dan saraf itu sangat penting untuk lengan," lanjut Marquez.

Kendala saraf ini memengaruhi cara Marquez berkendara musim ini. Selain sulit kompetitif, ia kerap kecelakaan di lima seri pertama. Meski telah meraih dua kemenangan Sprint, ia puasa podium di balapan Grand Prix.

2 dari 2 halaman

Kecelakaan di MotoGP Prancis Juga Dipicu Kendala Saraf

Masalah saraf ini juga salah satu faktor yang membuat Marquez hilang kendali di Tikungan 13 Sirkuit Le Mans di Sprint MotoGP Prancis. Insiden ini memicu cedera baru, yakni patah tulang metatarsal kelima kaki kanan.

"Itulah mengapa saya berkendara secara tidak menentu, karena ketika sekrup menyentuh saraf, saya tak bisa berkendara dengan baik," ungkap sang sembilan kali juara dunia.

"Itulah mengapa saya jatuh dengan cara yang aneh. Butuh sedikit tenang. Melepas sekrup ini butuh operasi panjang, tapi tidak terlalu berisiko, dan kita lihat saja bagaimana situasinya berkembang," pungkas Marquez.

Sumber: Sky Sport Italia

LATEST UPDATE