CEO Dorna Kecam Para Rider MotoGP yang Ngomel Soal Kinerja FIM Stewards
Anindhya Danartikanya | 16 Juni 2022 15:24
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, dikenal punya hubungan erat dengan para rider MotoGP. Namun, sejak para rider makin lantang mengkritik FIM Stewards akibat aksi ceroboh Takaaki Nakagami di lap pembuka MotoGP Catalunya, Ezpeleta melempar kritik. Lewat Motociclismo.es, Selasa (14/6/2022), ia mengecam sikap para rider ini.
Dalam insiden itu, Nakagami terjatuh dan menabrak Alex Rins serta Pecco Bagnaia. Tak hanya gagal finis, Nakagami mengalami memar-memar di wajah dan Rins mengalami patah pergelangan tangan kiri. Ini bukan pertama kalinya Nakagami dan Rins bentrok, karena sepekan sebelumnya mereka juga bersenggolan di Seri Mugello, Italia.
Rins pun meminta pendapat para rivalnya soal insiden di Mugello, di mana mayoritas pembalap memihak pada Nakagami. Namun, yang terjadi di Catalunya justru sebaliknya: para pembalap yakin Nakagami ceroboh, dan mereka naik pitam karena FIM Stewards sama sekali tak menjatuhkan penalti kepada rider LCR Honda Idemitsu itu.
Sebagai 'korban' aksi Nakagami, Rins dan Bagnaia bahkan menyebut bahwa sudah seharusnya Direktur FIM Stewards yang juga juara dunia GP500, Freddie Spencer, diganti, seperti halnya Michael Masi yang dicabut dari jabatannya sebagai Direktur FIA Stewards untuk Formula 1. Menurut Ezpeleta, sikap ini sama sekali tak terhormat.
Imbau Para Rider Tak Ngomel di Hadapan Publik

"Saya bukan steward, dan tak seorang pun dari Dorna jadi steward. Namun, jika para rider seperti Alex Rins berkata seperti itu, andai semua terserah saya, saya akan colokkan rokok pada hidung mereka," ujar Ezpeleta, yang yakin para rider MotoGP tak seharusnya banyak omong soal cara kerja FIM Stewards kepada publik.
"Wasit bekerja seperti wasit di mana saja. Saya fans sepak bola, dan ketika jurnalis mewawancara pemain soal wasit, mereka akan berkata, 'Saya lebih baik tetap diam karena ada penalti,' dan mereka akan tutup mulut. Sungguh tak bisa diterima Alex berkata begitu. Ia juga bukan satu-satunya, ada banyak rider yang bilang begitu," lanjutnya.
Ezpeleta juga mengimbau para rider MotoGP untuk memahami bahwa tugas FIM Stewards tidaklah mudah, apalagi mereka sendiri juga sering beda pendapat dalam menilai sebuah insiden. Menurut Ezpeleta, salah satu contohnya adalah insiden Rins dan Nakagami di Mugello, di mana para rider juga berbeda opini soal siapa yang salah.
Yakin Lebih Baik Susunan FIM Stewards Dipertahankan

"Jadi steward sangatlah sulit. Mereka memang harus jeli melihat situasi, namun para rider ini tak punya rasa hormat dengan berkata begitu. Tempo hari, soal hal yang sifatnya rahasia di rapat Safety Commission, kami membicarakan aksi steward di GP sebelumnya, dan tak semua rider sepakat. Ada yang yakin insiden itu harus dapat penalti, sementara yang lain tidak," kisah Ezpeleta.
"Sudah jelas saya punya hubungan baik dengan para rider dan berjumpa dengan mereka pada setiap Jumat (rapat Safety Commission) untuk membicarakan keselamatan dan lainnya. Namun, dengan segala hormat untuk steward, jika saya duduk di FIM, saya akan mempertahankannya (Spencer)," pungkas pria asal Spanyol ini.
Sebelumnya, sistem pemberian penalti atas insiden di trek ditentukan oleh Race Direction. Namun, sejak 2016, yakni setahun usai insiden 'Sepang Clash' antara Valentino Rossi dan Marc Marquez, FIM Stewards khusus dibentuk untuk menjalankan peran tersebut. Sementara itu, Race Direction kini lebih fokus mengawasi kelancaran jalannya pekan balap.
Sumber: Motociclismo
Baca Juga:
- Toprak Razgatlioglu Masih Buka Kans ke MotoGP 2024, Bakal Dekati Ducati dan Yamaha
- Jenjang Karier Mirip, Danilo Petrucci Ingin Jack Miller Lebih Sukses di KTM
- Anggap MotoGP Tak Penting, Toprak Razgatlioglu Ingin Jadi Legenda WorldSBK Seperti Jonathan Rea
- Dokter Izinkan Alex Rins Berangkat ke MotoGP Jerman, Bakal Cek Medis Lagi di Sirkuit
- Kolaborasi Jeblok, KTM Menyesal Paksa Raul Fernandez Bela Tech 3 di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41












