CEO Ducati Soal 3 Calon Tandem Pecco Bagnaia: Siapa pun yang Dipilih, Kami Pasti Dikritik
Anindhya Danartikanya | 22 Mei 2024 15:44
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, tak memungkiri pihaknya sedang galau memilih di antara tiga calon rider kedua Ducati Lenovo Team di MotoGP 2025. Ia juga menyatakan, siapa pun yang nanti dipilih, sudah pasti Ducati akan mendapatkan kritik dari banyak pihak.
Ducati sudah mengantongi tiga nama, yakni Jorge Martin yang sedang ada di puncak klasemen dengan 129 poin, serta sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez, dan rider Ducati Lenovo Team sendiri, Enea Bastianini. Marquez dan Bastianini menduduki peringkat 3 dan 4, sama-sama mengoleksi 89 poin.
Domenicali menyatakan bahwa perasaan Ducati memang campur aduk mengenai hal ini. Di satu sisi, ini adalah bukti bahwa Ducati memang merupakan pabrikan terbaik di MotoGP. Di lain sisi, mereka jadi kesulitan menentukan siapa rider yang berhak mendapatkan kursi di tim pabrikan.
Coba Tegar Hadapi Kritik

Lewat GPOne pada Rabu (22/5/2024), Domenicali memberi sinyal bahwa ia akan memasrahkan keputusan kepada General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna. Siapa pun yang dipilih Dall'Igna, Ducati akan berusaha tegar menerima kritik dari orang-orang.
"Ini situasi yang terjadi berkat kerja baik yang sudah kami lakukan. Kami pun sadar bahwa keputusan apa pun yang kami ambil, pasti akan ada kritik. Kami tak bisa menepisnya. Kami akan mencoba untuk tidak terlalu terlibat demi menghormati para rider terkait," ujarnya.
Domenicali juga menyatakan bahwa memilih salah satu di antara Martin, Marquez, dan Bastianini memang sulit. Apalagi ketiganya sama-sama tampil apik dalam lima seri pertama musim ini, mempersembahkan banyak trofi kepada pabrikan asal Borgo Panigale, Bologna, Italia itu.
Ingin 2 Rider Sama Tangguh dalam 1 Tim

"Sulit bagi Jorge untuk tampil lebih baik dari yang sudah ia lakukan sejauh ini, dan Marc telah berkembang dengan cara yang luar biasa. Enea tidak dalam posisi yang kuat jika dilihat dari poinnya, tetapi ia menjalani balapan yang hebat di Prancis," ungkap Domenicali.
Di lain sisi, Domenicali juga tidak keberatan menandemkan Pecco Bagnaia dengan pembalap yang sama tangguh dengannya. Menurutnya, dua rider yang sama kuat justru akan saling memotivasi untuk tampil baik, dan ini bakal menguntungkan Ducati.
"Kompetisi internal adalah insentif demi mencari kemajuan motor. Kami mengadopsi strategi berbeda pada masa lalu, memilih rider yang bisa memimpin, tapi tak berhasil. Memiliki dua rider yang sama kompetitifnya membantu level kami tetap tinggi. Saat ini, semua rider kami memberikan yang terbaik," tutup Domenicali.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gebrakan Tahun Baru! Inter Milan Ingin Boyong Pemain Ini dari Arab Saudi!
Liga Italia 1 Januari 2026, 15:31
-
Setelah Semenyo, Manchester City Juga Ingin Tikung Target Transfer MU Lainnya
Liga Inggris 1 Januari 2026, 15:17
-
Inter Milan Ingin Pulangkan Joao Cancelo
Liga Italia 1 Januari 2026, 15:03
-
Bintang Juventus Ini Jadi Suksesor Mohamed Salah di Liverpool?
Liga Inggris 1 Januari 2026, 14:58
-
Xavi Difavoritkan Gantikan Enzo Maresca di Chelsea
Liga Inggris 1 Januari 2026, 14:03
LATEST UPDATE
-
Resmi! Chelsea Pecat Enzo Maresca Tepat di Hari Pertama Tahun 2026
Liga Inggris 1 Januari 2026, 19:40
-
Geger! Media Inggris Ramai Kabarkan Chelsea Pecat Enzo Maresca Hari Ini Juga
Liga Inggris 1 Januari 2026, 19:18
-
Mimpi Siang Bolong Barcelona: Ingin Julian Alvarez tapi Dompet Kosong
Liga Spanyol 1 Januari 2026, 18:41
-
3 Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level Sepanjang 2025, Bukan Lagi Tim Hore
Tim Nasional 1 Januari 2026, 17:59
-
Gvardiol Bongkar Rahasia Dapur Man City: Pep Guardiola Terobsesi 24 Jam!
Liga Inggris 1 Januari 2026, 17:48
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43









