Crutchlow Jelaskan 'Love-Hate Relationship' dengan Rival di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 31 Maret 2018 12:05
Bola.net - - Dalam dunia olahraga, terutama dunia balap, demi merebut kemenangan, jelas seorang pembalap harus mengalahkan para rivalnya tanpa ampun dan belas kasihan. Namun apakah mereka benar-benar merupakan 'musuh', baik di dalam maupun luar lintasan? Cal Crutchlow pun punya penjelasan soal ini.
Crutchlow yang menjalani debut MotoGP pada 2011, saat ini tengah membela LCR Honda Castrol. Tak pelak lagi bahwa Crutchlow merupakan salah satu rider dengan karakter paling menonjol. Meski dikenal humoris, rider Inggris juga dikenal suka blak-blakan dan frontal dalam menyampaikan pendapatnya.
Meski begitu, perilaku Crutchlow yang satu ini justru membuatnya punya banyak 'teman' di kalangan para rival, walau mereka juga pernah cekcok dengannya. Rider 31 tahun ini pun yakin seorang rider tak perlu benci-benci amat pada rivalnya, namun juga tak perlu terlalu dekat.
RASA HORMAT DAN PERCAYA
Cara saya memandang pekerjaan ini, adalah kami semua mengorbankan hal yang sama. Kami jauh dari rumah, berkeliling dunia, dan beberapa di antara kami tidak suka perjalanannya.
Kami semua menginginkan hal yang sama, jadi kami harus punya rasa hormat untuk sesama, karena rider lain melakukan hal yang sama persis dengan apa yang saya lakukan. Dan saat saya menemui momen sulit, jelas pada suatu titik mereka juga kesulitan.
Jadi inilah yang selalu ada di pikiran saya. Kami menghadapi 'permainan' yang sama bersama-sama, kami mempertaruhkan nyawa kami bersama, jadi kami harus punya rasa percaya pada orang yang berkendara di samping kami.
SUKA DAN BENCI
Saya lebih suka bertarung, ketimbang harus berkendara sendiri di lintasan. Pertarungan membuat balapan lebih menghibur dan membuat Anda lebih cepat. Tapi hanya karena Anda tak menyukai rival Anda di lintasan, tak berarti Anda harus membenci mereka di luar lintasan.
Tapi apa itu berarti Anda harus menyukai rival Anda? Tidak juga. Tapi apa saya menyukai sebagian besar rival saya? Ya. Apakah saya tak menyukai beberapa dari mereka? Ya. Tapi bukan berarti saya tak mau berjabat tangan dengan mereka. Saya tahu benar pekerjaan apa yang mereka lakukan setiap hari. Mungkin mudah bagi sebagian dari mereka, mungkin juga sulit.
HUBUNGAN DENGAN RIDER INGGRIS LAIN
Jelas saya akrab dengan Bradley (Smith). Saya mulai akrab dengannya saat ia jadi tandem saya (di Tech 3). Saya tak bilang ia rider terbaik di dunia, tapi saya juga tidak bilang saya ini rider terbaik di dunia.
Saya suka Sam Lowes, saya suka attitude-nya. Ia adalah salah satu teman saya yang sangat baik. Saya tak terlalu akrab dengan Scott (Redding), tapi tak apa, saya tak cemas.
Tapi saya selalu berharap semua tampil baik dan selalu ingin mereka menjalani musim dengan baik. Mereka mewakili negara kelahiran saya, dan saya ingin rider Inggris tampil baik melawan Spanyol, Italia.
Tapi saya juga dekat dengan Andrea (Dovizioso), Marc (Marquez), Vale (Rossi)... Saya sendiri tak terlalu akrab dengan Dani (Pedrosa), tapi itu bukan karena ia menabrak saya di Mugello tahun lalu. Itu tak ada hubungannya!
PERILAKU DAN JALAN PIKIR
Untuk tampil baik, semua tergantung perilaku rider. Jangan salah, saya sendiri tak selalu punya perilaku terbaik! Jadi saya tak bilang saya ini malaikat.
MotoGP terdiri dari 24 rider berbeda. Setengahnya lebih unggul 0,5 detik. Berarti ada 12 rider, yang punya berat badan, ukuran tubuh, motor, otak, bahan bakar yang berbeda, apapun itu, dan mereka tetap mampu melaju di lintasan dengan kecepatan yang sama. Jadi, satu-satunya perbedaan di antara kami semua adalah perilaku, atau cara berpikir.
Sangat sulit untuk mengatur seorang rider. Tapi pada intinya kami menginginkan hal yang sama. Satu rider mungkin lebih tenang dibanding yang lain, tapi apakah ia juga tidak 'gila' di luar lintasan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






