Dani Pedrosa 'Damai' Tak Pernah Juarai MotoGP: Saya Sudah Kerahkan yang Terbaik
Anindhya Danartikanya | 16 Desember 2022 11:00
Bola.net - Dani Pedrosa dikenal sebagai pembalap MotoGP terbaik yang tak pernah merebut gelar dunia di kelas tersebut. Memiliki predikat ini tentu menghadirkan perasaan campur aduk bagi Pedrosa dan penggemarnya. Namun, rider Spanyol itu mengaku telah 'berdamai' dengan fakta dirinya tak punya titel 'juara dunia MotoGP'.
Pedrosa menjalani debut Grand Prix pada 2001 lalu dan selalu membela Honda, tak sekalipun pernah membela pabrikan lain. Sepanjang kariernya, ia mengantongi tiga gelar dunia, yakni GP125 2003, GP250 2004, dan GP250 2005. Ia naik ke kelas para raja pada 2006 bersama Repsol Honda, tetapi tak pernah jadi juara dunia.
Hasil terbaik Pedrosa di MotoGP adalah runner up pada 2007, 2010, dan 2012. Ia lalu pensiun pada akhir 2018, dan sejak itu menjabat sebagai test rider KTM. Lewat Motorbike Magazine, Rabu (30/11/2022), Pedrosa pun mengaku tenang tak pernah menjuarai MotoGP, karena merasa sudah mengerahkan yang terbaik.
Tak Pernah Coba Hindari Masalah

"Secara umum, saya 'damai', karena saya selalu mendorong diri saya sendiri secara maksimal. Ketika ada kesempatan, saya selalu mengusahakannya. Ketika ada yang tak beres, saya melawannya. Saya melakukan banyak hal demi bekerja dengan baik secara mental, fisik, dan teknis," ungkap Pedrosa.
Selama berkarier di Grand Prix, Pedrosa mengoleksi 153 podium, termasuk 54 kemenangan yang menyamai rekor legenda Repsol Honda, Mick Doohan. Ia tak memungkiri memiliki beberapa kekurangan dalam memburu gelar MotoGP, salah satunya adalah tubuhnya yang mungil. Meski begitu, hal ini tak pernah menyurutkan usahanya.
"Saya selalu menghadapi semua masalah. Saya tak coba menghindar. Saya selalu menatap ke depan. Saya bekerja mencari setup dalam balapan, karena pada masa-masa awal saya di MotoGP, saya cepat pada awal balapan, tetapi tidak pada akhir balapan. Namun, ketika saya cepat pada akhir balapan, semuanya bekerja dengan baik," ujarnya.
Andai Pindah ke Pabrikan Lain

Saat masih aktif balapan di MotoGP, Pedrosa beberapa kali digosipkan menjalani negosiasi dengan Yamaha. Pasalnya, Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, sangat yakin ia bisa tampil jauh lebih kompetitif di atas motor YZR-M1 yang dikenal memiliki penyaluran tenaga lebih halus dibanding motor pabrikan lain.
Namun, Pedrosa selalu mengurungkan niat pindah dan justru bertahan di Honda. Lalu, apakah ia pernah penasaran soal apa yang bisa terjadi andai ia pindah tim? "Sulit menjawab pertanyaan itu. Kenyataannya adalah ya. Namun, saya memang selalu ingin balapan bersama Honda. Itulah kenyataannya," pungkasnya.
Saat ini, rider berusia 37 tahun itu masih terikat dengan KTM sebagai test rider sampai 2023. Pada 2021, ia sempat kembali balapan sebagai wildcard di Seri Styria dan finis ke-10. Ia diperkirakan akan kembali menjalani balapan sebagai wildcard pada 2023 karena KTM ingin mengevaluasi performa dalam sprint race.
Statistik Prestasi Dani Pedrosa

Jumlah Grand Prix: 296
Jumlah pole: 49
Jumlah podium: 153
Jumlah kemenangan: 54
Jumlah gelar dunia: 3 (GP125 2003, GP250 2004, dan GP250 2005)
2001: GP125 Telefónica MoviStar Junior Team - Peringkat 8
2002: GP125 Telefónica MoviStar Junior Team - Peringkat 3
2003: GP125 Telefónica MoviStar Junior Team - Juara
2004: GP250 Telefónica MoviStar Honda - Juara
2005: GP250 Telefónica Movistar Honda - Juara
2006: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 5
2007: MotoGP Repsol Honda Team - Runner up
2008: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 3
2009: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 3
2010: MotoGP Repsol Honda Team - Runner up
2011: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2012: MotoGP Repsol Honda Team - Runner up
2013: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 3
2014: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2015: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2016: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 6
2017: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 4
2018: MotoGP Repsol Honda Team - Peringkat 11
2021: MotoGP Red Bull KTM Factory Racing - Peringkat 25
Sumber: Motorbike Magazine
Baca juga:
- Gabung Mercedes di Formula 1 2023, Mick Schumacher Jadi Pembalap Cadangan
- Tim Peserta MotoE 2023 Berkurang di Era Ducati, Avintia dan Ajo Pilih Mundur
- Marc Marquez Tidak Anti-Sprint Race di MotoGP: Lebih Banyak Balapan, Lebih Bagus!
- Daftar Negara Paling Sering Juarai MotoGP, Spanyol Ternyata Masih Tertinggal
- Kecil Hati Selama di Yamaha, Maverick Vinales Masih Lapar Gelar MotoGP di Aprilia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







