Danilo Petrucci Bantah Selebrasi di Le Mans Bentuk Sindiran untuk Ducati
Anindhya Danartikanya | 14 Oktober 2020 13:01
Bola.net - Rider Ducati Team, Danilo Petrucci, terlihat melakukan selebrasi kemenangannya di MotoGP Le Mans, Prancis, Minggu (11/10/2020) dengan meletakkan jari telunjuk di depan bibir seolah meminta orang-orang diam dan tutup mulut. Ia pun membantah gestur itu ia pakai untuk menyindir General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna.
Dalam balapan itu, Petrucci start ketiga, dan langsung memimpin sejak lap pertama. Lajunya sempat goyah saat terancam oleh sang tandem, Andrea Dovizioso di Lap 18. Keduanya saling salip, dan sempat bersenggolan. Saat itulah Petrucci berhasil kembali memimpin dan sejak itu sama sekali tak tersentuh rival lain.
Kemenangan ini pun menandai podium perdananya pada musim ini, sekaligus kemenangan perdananya sejak MotoGP Italia di Sirkuit Mugello tahun lalu. Saat melewati garis ini, ia pun selebrasi dengan gestur meletakkan telunjuknya di bibir, dan gestur ini ia ulangi lagi setibanya di parc ferme untuk bertemu anggota timnya.
Justru Hormati Keputusan Gigi Dall'Igna

Uniknya, di parc ferme terdapat para petinggi Ducati Corse, termasuk Dall'Igna. Banyak orang pun berpikir bahwa gestur selebrasi itu ditujukan oleh Petrucci kepada sang insinyur utama Tim Merah tersebut, yang pada Mei lalu memutuskan mendepak Petrucci pada akhir musim ini dan menggantikannya dengan Jack Miller tahun depan.
Namun lewat La Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip Motorsport.com, Selasa (13/10/2020), Petrucci membantah keras tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya bahkan sudah tak sakit hati soal keputusan Ducati, dan justru bahagia akan bergabung dengan Red Bull KTM Tech 3 pada 2021 nanti.
"Itu hanya candaan," ujarnya soal gestur itu. "Setiap orang boleh ambil keputusan sendiri-sendiri dan saya sangat menghormati keputusan Gigi untuk meletakkan Jack di tempat saya. Tentu saya ingin membuktikan diri lebih jauh, tapi pada 2021 saya akan membela tim yang saya mau, jadi saya tak bisa meminta lebih," lanjutnya.
Tutup Mulut Orang-Orang yang Meragukannya

Petrucci pun mengatakan, melihat performanya yang terseok-seok pada awal musim ini, ia jadi makin malas membaca berita soal MotoGP. Namun, terkadang ia tak sengaja mendengarkan pembicaraan dan kritikan orang lain padanya, dan orang-orang inilah yang dianggapnya harus tutup mulut karena selama ini telah meragukannya.
"Gestur itu untuk semua orang, yang mengatakan hal-hal yang selama ini saya dengar. Saya sangat anti-sosial, saya baca berita semua olahraga kecuali balap motor. Tapi Anda bisa jadi datang ke bar pada suatu hari dan ketika Anda tak mau tahu soal apa pun, tiba-tiba si bartender bilang, 'Lain kali cobalah dapat poin'," kisah 'Petrux'.
"Dalam media debrief di Misano, juga ada dua jurnalis yang mendengarkan saya bicara, dan saat saya bilang saya ingin kembali meraih kemenangan, wajah mereka langsung berubah jadi tidak mengenakkan. Itulah alasan kenapa orang-orang harusnya tutup mulut saja," tutup rider berusia 30 tahun ini.
Sumber: Motorsportcom
Video: Andrea Dovizioso Menangi MotoGP Austria yang Tak Terlupakan
Baca Juga:
Jelang Sidang Kasus Doping, Andrea Iannone Siap Siaga Balapan Lagi
Takaaki Nakagami, Kandidat Juara MotoGP yang Belum Juga Naik Podium
Usai Podium, Alex Marquez Menolak Jemawa Jelang MotoGP Aragon
Supercepat di Le Mans, Franco Morbidelli Tekad Ulang Performa di Aragon
Aragon Tak Bersahabat, Fabio Quartararo Justru Tertantang Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



