Davide Brivio Tegas Ogah Kembali ke Suzuki, Betah Kerja di Alpine F1 Team
Anindhya Danartikanya | 26 Desember 2021 20:05
Bola.net - Direktur Balap Alpine F1 Team di Formula 1, Davide Brivio, menegaskan dirinya saat ini belum punya niatan untuk kembali ke MotoGP, khususnya kembali menjabat sebagai Manajer Tim Suzuki Ecstar. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne, Kamis (23/12/2021), menanggapi curhatan Direktur Tim Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara.
Brivio, yang berjasa besar mendatangkan Valentino Rossi ke Yamaha pada 2004, memimpin proyek kembalinya Suzuki ke MotoGP sejak 2013. Tim asal Hamamatsu, Jepang, ini akhirnya kembali turun lintasan pada 2015, secara bertahap menjadi tim papan atas, bahkan merebut gelar dunia bersama Joan Mir pada 2020.
Namun, usai memimpin Suzuki menuju puncak MotoGP, Brivio malah mengundurkan diri pada Januari awal tahun ini untuk pindah ke F1. Alhasil, Sahara jadi tumpuan tim. Jabatan pria Jepang ini jadi bertumpuk-tumpuk. Tugas sebagai direktur dan manajer tim ia pegang, begitu juga project leader dan group leader departemen balap Suzuki.
Shinichi Sahara Curhat Kewalahan
Dalam blog-nya di Suzuki 2021 Winter Magazine yang dirilis pada Selasa (14/12/2021), Sahara curhat bahwa dirinya kewalahan. Ia mengaku merindukan sosok seperti Brivio, dan ia pun makin 'patah hati' usai eks Manajer Tim Pramac Racing, Francesco Guidotti, menolak tawarannya bergabung dan memilih ke Red Bull KTM Factory Racing.
"Saat bermarkas di Jepang, saya bisa melihat gambaran besar dan memberikan saran yang baik. Namun, saat Anda di lapangan dan dikelilingi banyak hal, bisa sulit untuk mundur dan melihat semua hal dengan pandangan obyektif. Di situlah saya merindukan sosok untuk diajak mendiskusikan segalanya," ujar Sahara kala itu.
Brivio sendiri kerap digosipkan akan kembali ke Suzuki usai tiba-tiba muncul sebagai tamu kehormatan tim yang identik dengan warna biru itu di MotoGP Austria pada Agustus lalu. Namun, pria asal Italia itu akhirnya mengonfirmasi bahwa itu hanyalah rumor, dan justru ingin bertahan lama di Alpine.
'Sendirian' di Suzuki, 'Gotong Royong' di Alpine

"Saat ini, MotoGP bukan sebuah opsi untuk 2022. Saya masih berada di F1, dan kami sudah mulai bekerja untuk musim depan hingga kami bisa mengatur semua hal dengan Alpine. Bahkan, saya berharap bisa melanjutkan kerja sama ini. Atas alasan inilah saya tak memikirkan hal lain," ungkap Brivio.
Brivio juga menyatakan, meski struktur sebuah tim F1 jauh lebih besar dari tim MotoGP, pekerjaannya yang kini justru lebih ringan karena lebih terorganisir. Pasalnya, ketika di MotoGP, ia mengerjakan begitu banyak hal sendirian, sementara di F1, ia bekerja dengan manajemen yang lebih solid.
"Dulu saya lebih tertekan, karena saya sendirian pada masa-masa saya di MotoGP. Maksud saya, saya harus mengerjakan lebih banyak hal di level manajerial. Sementara itu, di F1, tanggung jawab yang ada didistribusikan kepada banyak orang berbeda di dalam organisasi kami," pungkas Brivio.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
Toprak Razgatlioglu Akhirnya Bakal Jajal Yamaha MotoGP, Didampingi Cal Crutchlow
Darryn Binder: Brad Selalu Ada untuk Saya, Bantu Adaptasi di MotoGP
Galeri Foto dan Fakta Unik Seputar Motor Elektrik Anyar Ducati untuk MotoE 2023
Datang dari Aprilia, Gigi Dall'Igna Akui Sempat Dijuteki Orang-Orang Ducati
Nyaman di Ducati, Jorge Martin Lebih Cocok Kerja dengan Gaya Italia Ketimbang Jepang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

