Davide Tardozzi Sebut Teriakan Fans Italia ke Marc Marquez di Mugello Jadi Momen Terburuk 2025
Anindhya Danartikanya | 13 Januari 2026 14:55
Bola.net - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, memang senang bukan kepalang skuadnya bisa mengantar Marc Marquez menjuarai MotoGP 2025. Namun, ada satu momen buruk yang menodai rasa bahagianya, yakni saat fans Italia meneriaki dan mencemooh Marquez.
Insiden itu terjadi saat upacara podium Sprint MotoGP Italia di Mugello, yang kebetulan dimenangi oleh Marquez. Alih-alih merayakan kemenangan Ducati, fans di tribun meneriaki dan mencemooh Marquez. Tardozzi pun naik pitam dan balik meneriaki mereka.
"Diamlah! Dia salah satu dari kita! Dia memakai seragam merah!" teriak Tardozzi, sembari menarik seragam Ducati-nya sendiri yang berwarna merah dan menunjukkannya ke arah penonton. Gestur Tardozzi itu terekam kamera dan segera viral di media sosial.
"Itu adalah momen yang sangat sulit bagi saya, ketika melihat tribun Mugello, di mana lebih dari 50 persen penonton yang mengenakan kaus merah mencemooh," curhat Tardozzi kepada DAZN seperti yang dikutip PaddockGP, Kamis (8/1/2026).
Sebut Pembalap Ducati Tak Seharusnya Diteriaki di Mugello

Teriakan fans Italia kepada Marquez memang bukan tanpa alasan. Sebab, rider Spanyol itu berselisih dengan Valentino Rossi sejak 2015. Sejak mereka berselisih pula, Marquez tidak disambut hangat setiap kali berlaga di Sirkuit Mugello dan Misano.
"Seorang pembalap sekaliber Marc, yang mengendarai Ducati di Mugello dan menang, seharusnya tidak dicemooh. Pesannya jelas: Merah harus menghormati Merah," lanjut Tardozzi, yang juga mantan pembalap WorldSBK.
"Pertama, karena harus menghormati pemenang. Kedua, kita berada di Mugello dan Anda mengenakan kaus merah, Anda tidak boleh mencemooh Marc. Jadi, gestur saya kala itu bersifat spontan, didorong oleh alasan-alasan tersebut," ungkapnya.
Sebut Marc Marquez dan Valentino Rossi Sama-Sama Salah
Tardozzi bahkan menyebut orang-orang yang masih membenci Marquez hanya gara-gara insiden Sepang pada 2015 bukanlah fans MotoGP sejati. Ia juga mengimbau bahwa awal mula rivalitas Marquez dan Rossi tak lagi perlu dibahas.
"Saya benar-benar muak dengan ingatan tentang 2015 ini. Cukup sudah. Anda bukan penggemar balap motor sejati jika terus berkutat pada hal itu. Situasi ini benar-benar mengganggu saya," curhat Tardozzi.
"Dan saya tegaskan lagi, cukup soal 2015. Setelah 10 tahun? Sudah cukup. Faktanya, itu bukan sepenuhnya kesalahan Marc. Tanggung jawabnya terbagi rata. Marc melakukan kesalahan, Vale juga melakukan kesalahan. Jadi, cukup sudah," pungkasnya.
Sumber: DAZN, PaddockGP
Baca Juga:
10 Pembalap Peraih 'Grand Slam' Terbanyak di Formula 1, Rekor Berusia 60 Tahun Masih Awet!
MotoGP Sempat Bawa 4 Pembalap Inspeksi Sirkuit Yas Marina, Akankah Balapan di Abu Dhabi?
Belum Saatnya, Ducati Ogah Buru-Buru Ambil Keputusan Soal Kontrak Marc Marquez dan Pecco Bagnaia
Ducati Pede Bakal Lihat Pecco Bagnaia yang 'Berbeda' di MotoGP 2026, Sudah Belajar dari Keterpurukan 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Bakal Jor-joran Belanja Bek di Tahun 2027?
Liga Inggris 3 September 2026, 19:29
-
Eks Liverpool Ini Bakal Gantikan Enzo Fernandez di Chelsea?
Liga Inggris 3 September 2026, 19:12
-
Terungkap, Bintang Arsenal Ini Nyaris Gabung Manchester United di Musim Panas 2026
Liga Inggris 3 September 2026, 19:00
-
Nyetir Sambil Mabuk, Jose Mourinho Semprot Raul Asencio: Memalukan!
Liga Spanyol 3 September 2026, 18:49
-
Detail Kepindahan Chido Obi ke Willem II: Ada Klausul Pembelian Permanen?
Liga Inggris 3 September 2026, 18:37
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:42
-
Xabi Alonso Siapkan Perubahan pada 2 Sektor Chelsea untuk Hadapi Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 13:29
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Link Nonton Siaran Langsung Arema FC vs Insenmulang FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:10
-
KapanLagi Book Club Gelar Silent Reading di Tengah Karya Seni Museum MACAN
Lain Lain 4 September 2026, 12:38
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
-
Kobbie Mainoo Tak Masuk Skuad Premier League Man Utd, tapi Tetap Bisa Main
Liga Inggris 4 September 2026, 10:54
-
Prediksi Schalke 04 vs Bayern 5 September 2026
Bundesliga 4 September 2026, 10:45
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Prediksi Man City vs Coventry City 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 08:51
-
Arda Guler Mulai Menempatkan Pedri di Bawah Levelnya
Liga Spanyol 4 September 2026, 07:06
-
Trent Alexander-Arnold Perlahan Patahkan Mitos Seputar Dirinya
Liga Spanyol 4 September 2026, 06:44
-
Real Madrid dan Tim Lapis Keduanya yang Berkualitas Tinggi
Liga Spanyol 4 September 2026, 06:37
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

