Dekati Poin Pecco Bagnaia, Marco Bezzecchi Belum Pikirkan Gelar: Tapi Ini Sebuah Kehormatan
Anindhya Danartikanya | 25 September 2023 13:05
Bola.net - Pembalap Mooney VR46 Racing Team, Marco Bezzecchi, sukses jadi bintang MotoGP India di Sirkuit Buddh. Usai merebut pole, dan tertabrak tandem sendiri di sprint race, Bezzecchi berhasil bangkit di main race dan merebut kemenangan. Ia bahkan memangkas margin poin dari Pecco Bagnaia dan Jorge Martin.
Start dari pole, Bezzecchi sempat tersalip Martin dan Bagnaia. Namun, ia segera menyalip kedua rider ini pada lap pembuka. Sejak itu, ia tancap gas dan menang dengan margin dominan yang mencapai 8,649 detik. Di belakang, Bagnaia jatuh dan gagal finis, sementara Martin finis kedua usai dehidrasi dan berjibaku dengan Fabio Quartararo.
Bezzecchi pun senang bisa menang di main race, apalagi setelah tertabrak Luca Marini pada lap pembuka sprint race, di mana ia harus legawa finis kelima usai sempat terjun ke posisi terbuncit. Menurut rider Italia ini, insidennya dengan sang tandem semakin melecut semangatnya untuk meraih kemenangan di India.
Merasa Agak Agresif

"Usai kemarin, saya sangat termotivasi untuk bangkit. Saya pun start dengan baik. Saya tahu Jorge dan Pecco mungkin bakal menyalip saya karena mereka punya sesuatu yang lebih berkat perangkat start. Saya tetap tenang dan coba menempel mereka," ujar 'Bez' via Crash.net.
"Sekalinya dapat kans, saya menyalip. Saya agak agresif, tapi saya harus melakukannya. Setelahnya, saya mencoba mencari ritme saya, mempertahankan usia ban dengan cara terbaik. Saya merasa sangat nyaman di atas motor, dan saya pun sangat senang," lanjut murid Valentino Rossi ini.
Merasa Terhormat Lawan Bagnaia, Martin, dan Binder
Berkat hasil ini, Bezzecchi tetap duduk di peringkat 3 pada klasemen pembalap. Namun, dengan koleksi 248 poin, kini ia 'hanya' tertinggal 44 poin dari Bagnaia dan 31 poin dari Martin dengan tujuh seri tersisa. Kans jadi juara pun masih terbuka lebar, tetapi Bezzecchi belum mau pusing.
"Saya masih belum memikirkan gelar dunia, karena sisa musim masih panjang. Namun, soal mendekati mereka, saya bakal bohong jika saya bilang saya tidak suka! Pasalnya, bertarung dengan Pecco, Jorge, dan Brad menyenangkan. Mereka para rider menakjubkan, jadi bagi saya ini sebuah kehormatan," pungkasnya.
Sumber: Crashnet
Baca juga:
- Aksi Heroik Jorge Martin di India: Podium Usai Dehidrasi dan Drama Ritsleting
- Jatuh di MotoGP India, Pecco Bagnaia Minta Maaf ke Ducati: Saya Kesulitan
- Drama Bollywood MotoGP India: Kemenangan Bezzecchi, Blunder Bagnaia, dan Drama Ritsleting Martin
- Klasemen Sementara MotoGP 2023 Usai Seri India di Sirkuit Buddh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19








