Demi Formula 1, Rio Haryanto Bidik Lima Besar GP2 2013
Editor Bolanet | 15 Maret 2013 21:15
- Pebalap muda berbakat Indonesia yang pindah ke tim Addax Barwa pada GP2 2013, Rio Haryanto membidik posisi lima besar di klasemen akhir ajang balap tersebut setelah pada musim lalu hanya menempati peringkat 14.
Saya ingin mendapatkan banyak podium selain memenangi beberapa seri. Target utama saya, semoga di klasemen akhir bisa mencapai lima besar, kata Rio dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (14/3).
Menurut Rio, dengan mengamankan peringkat lima besar di klasemen akhir akan memudahkan langkahnya merebut tiket Formula 1 pada tahun selanjutnya.
Contoh terdekat yang bisa disebutkan Rio adalah mantan rekan satu timnya di Carlin pada GP2 2012, Max Chilton yang di musim ini akan bersaing di F1 bersama tim Marussia setelah menempati peringkat empat klasemen akhir.
Kemudian beberapa pebalap GP2 musim 2012 yang juga naik kelas adalah Luiz Razia, Esteban Gutierrez dan Giedo van der Garde. Razia bergabung dengan tim F1 Marussia pada 2013 setelah menjadi runner-up GP2 2012. Gutierrez yang menempati peringkat tiga GP2 2012 naik kelas ke F1 musim ini bersama Sauber. Sementara Van der Garde yang hanya menempati posisi keenam pada GP2 2012 akan berlaga di F1 2013 bersama tim Caterham.
Oleh karena itu Rio menyebut tahun ini tantangannya semakin berat mengingat 2013 merupakan musim keduanya berlaga di GP2. Tantangan terbesar saya adalah mendapat hasil maksimal, karena memasuki F1 akan sulit tanpa prestasi, tutup Rio.
Seri pembuka GP2 musim 2013 akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Maret. Pada musim lalu, Rio menduduki peringkat 14 di klasemen akhir GP2 dengan memperoleh 38 poin bersama tim Carlin. (ant/kny)
Saya ingin mendapatkan banyak podium selain memenangi beberapa seri. Target utama saya, semoga di klasemen akhir bisa mencapai lima besar, kata Rio dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (14/3).
Menurut Rio, dengan mengamankan peringkat lima besar di klasemen akhir akan memudahkan langkahnya merebut tiket Formula 1 pada tahun selanjutnya.
Contoh terdekat yang bisa disebutkan Rio adalah mantan rekan satu timnya di Carlin pada GP2 2012, Max Chilton yang di musim ini akan bersaing di F1 bersama tim Marussia setelah menempati peringkat empat klasemen akhir.
Kemudian beberapa pebalap GP2 musim 2012 yang juga naik kelas adalah Luiz Razia, Esteban Gutierrez dan Giedo van der Garde. Razia bergabung dengan tim F1 Marussia pada 2013 setelah menjadi runner-up GP2 2012. Gutierrez yang menempati peringkat tiga GP2 2012 naik kelas ke F1 musim ini bersama Sauber. Sementara Van der Garde yang hanya menempati posisi keenam pada GP2 2012 akan berlaga di F1 2013 bersama tim Caterham.
Oleh karena itu Rio menyebut tahun ini tantangannya semakin berat mengingat 2013 merupakan musim keduanya berlaga di GP2. Tantangan terbesar saya adalah mendapat hasil maksimal, karena memasuki F1 akan sulit tanpa prestasi, tutup Rio.
Seri pembuka GP2 musim 2013 akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Maret. Pada musim lalu, Rio menduduki peringkat 14 di klasemen akhir GP2 dengan memperoleh 38 poin bersama tim Carlin. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Disingkirkan Manor, Begini Aktivitas Rio Haryanto
Otomotif 13 Agustus 2016, 23:02 -
Rio Tak Balapan, Pertamina Copot Atribut di Mobil Manor
Otomotif 13 Agustus 2016, 22:19 -
Tak Ada Ucapan Terima Kasih untuk Menpora dari Rio Haryanto
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 19:13
-
Terkait Rio, Pemerintah Akui Perencanaan Kurang Rapi
Otomotif 11 Agustus 2016, 14:56
-
Rio Haryanto Terima Jabatan Pebalap Cadangan Manor
Otomotif 11 Agustus 2016, 13:45
LATEST UPDATE
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











