Demi MotoGP 2019, Yamaha Bakal Rombak Organisasi
Anindhya Danartikanya | 8 November 2018 09:35
Bola.net - - Performa gemilang Maverick Vinales, Valentino Rossi dan Johann Zarco di empat seri 'Tur Asia' memang membuat Yamaha bisa sedikit bernapas lega, terutama usai kemenangan Vinales di MotoGP Australia beberapa pekan lalu. Meski begitu, bukan berarti pabrikan Garpu Tala akan santai-santai saja menghadapi musim depan.
Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis bahkan menyatakan pihaknya akan melakukan perombakan organisasi, baik dari Yamaha Jepang maupun Yamaha Eropa. Hal ini dilakukan demi mengembalikan para rider ke papan atas usai mengalami masa paceklik kemenangan terpanjang dalam sejarah partisipasi mereka di kelas tertinggi.
"Kami menjalani banyak rapat, diskusi, evaluasi dan investigasi demi kemajuan. Saat ini, kami masih jauh dari jalan keluar. Masih banyak tugas yang harus kami selesaikan demi siap untuk musim depan. Kemenangan (di Australia) memberi kami rasa lega, mengangkat sedikit beban. Tapi bukan berarti kami akan santai dan berkata motor kami oke," ujarnya kepada Crash.net.
Perubahan di Kru Vinales

Jarvis sendiri mengaku ogah membeberkan rencana Yamaha terlalu detail, namun menyatakan perubahan paling mencolok akan terjadi pada kru Vinales. "Terlalu dini membicarakannya. Yang jelas akan terjadi perubahan di berbagai parameter berbeda, karena dari tim kami saja, akan ada perbedaan musim depan," ungkapnya.
Vinales memang diketahui bakal berpisah dengan crew chief-nya, Ramon Forcada, yang bakal digantikan Esteban Garcia yang saat ini bekerja dengan Bradley Smith di KTM. Sang pelatih sekaligus rider analyst-nya, Wilco Zeelenberg akan dipindahtugaskan sebagai Manajer Tim Petronas Sprinta Yamaha Racing, dan akan digantikan juara dunia GP125 2009, Julian Simon.
"Dua sosok penting inilah yang akan berubah, terutama dari sisi Maverick. Jadi akan ada perubahan dalam organisasi kami, dan jelas ini adalah usaha kami mengatasi masalah. Tapi saya tak sungguh-sungguh bisa bicara lebih dari itu. Kami akan punya tambahan engineer dan punya engineer baru, tapi saya tak bisa katakan di sektor mana," lanjut Jarvis.
Perputaran Engineer
Pria asal Inggris ini juga menyatakan bahwa Yamaha akan menambah jumlah engineer, sebagian akan didatangkan dari Yamaha Jepang, sementara beberapa akan didatangkan dari tim atau pabrikan kompetitor. Ia juga menyatakan bahwa Yamaha Motor Europe akan mengerahkan lebih banyak sumber daya untuk membantu perkembangan YZR-M1.
"Mereka akan kembali mengunjungi organisasi di Jepang, dan jika itu di Jepang, maka akan jadi bagian internal. Kami harus bekerja dengan cara berbeda, dan semoga ada dukungan yang lebih baik. Di Eropa, kami telah merealokasi beberapa prioritas dan tanggung jawab pada beberapa orang, tapi kami juga jelas butuh staf tambahan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





