Di Ambang Gelar, Fabio Quartararo: Jangan Bandingkan Saya dengan Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 6 Oktober 2021 12:21
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, tinggal selangkah lagi menyabet gelar MotoGP 2021. Dengan keunggulan 52 poin atas Pecco Bagnaia, ia tinggal menjaga keunggulan 50 poin di Seri Emilia Romagna demi menyandang status juara. Namun, El Diablo menolak untuk disebut sebagai 'Valentino Rossi Baru'.
Meski musim ini sulit tampil garang, Rossi masih jadi ikon terbesar Yamaha. Empat dari sembilan gelar yang ia punya, diraih bersama pabrikan Garpu Tala. Masa-masa kejayaan Rossi di Yamaha juga masa-masa Quartararo mulai jatuh cinta pada dunia balap motor, dan ia menjadikan The Doctor sebagai panutan utamanya.
Uniknya, awal musim ini, Quartararo justru ditunjuk Yamaha sebagai pengganti Rossi di tim pabrikan. Ia pun berkali-kali menyatakan dirinya bukan penerus Rossi, meski merasa terhormat bisa mengambil alih tempatnya di Monster Energy Yamaha. Kini di ambang gelar, Quartararo ternyata masih teguh pada pendiriannya itu.
Jetlag Selama di Austin

"Saya tak bisa membandingkan diri dengan Vale, meski ini masa-masa yang spesial bagi saya. Pada awal musim, ketika saya mengambil alih tempatnya di tim ini, saya sangat gelisah. Saya mengambil alih tempat 'raja' MotoGP. Tapi melakukan ini semua tentu terasa sangat istimewa," ungkap Quartararo via Corsedimoto, Selasa (5/10/2021).
Rider berusia 22 tahun ini diketahui sangat emosional bisa finis kedua di Austin. Meski gagal menang, hasil ini krusial untuk merebut gelar dunia. Ia juga meyakini bahwa hasil ini adalah hasil optimal yang bisa ia raih, mengingat cuaca Austin yang panas, ditambah trek yang bergeronjal, apalagi ia mengalami jetlag selama enam hari.
"Saya sulit bertahan dengan Marc (Marquez), dan saya ditempel oleh kelompok rider yang cepat di belakang. Tapi kami bekerja dengan sangat baik, karena saya sejatinya berkendara pada limit dalam sepuluh lap pertama. Sebelum balapan, rasanya sangat sulit. Saya tak tidur nyenyak selama enam hari, pusing dan sakit perut," kisah Quartararo.
Performa Mesin M1 Masih Tertinggal dari Rival
![]()
Hasil finis kedua di Austin juga merupakan podium ke-10 Quartararo di MotoGP musim ini. Ia juga merupakan satu-satunya rider yang konsisten meraih poin sejauh ini. Ia mengakui sangat terbantu pengereman yang apik dari YZR-M1 versi 2021, namun ini tak berarti bahwa motor itu merupakan motor paling oke di grid.
Seperti para rider Yamaha lainnya, Quartararo sangat berharap mesin M1 musim depan mendapatkan tenaga lebih banyak. "Kekuatan motor kami adalah pengereman. Motor kami sangat kuat dan kami mampu bikin perbedaan. Tapi kami juga punya banyak kelemahan. Kita lihat saja pada masa depan," tuturnya.
"Kami harus melakukan sesuatu meski tahun ini saya bekerja dengan baik. Kami harus mencari solusi, karena jika tidak, kami akan melewatkan kesempatan bagus. Kami harus cari kemajuan, meski situasi kami saat ini sangat baik. Ada banyak ketertinggalan pada mesin kami," pungkas Quartararo.
Sumber: Corsedimoto
Baca Juga:
Bos Honda Puji Marc Marquez di Austin: Pegang Kendali Walau Kesulitan
Andrea Dovizioso: Fabio Quartararo Lakukan Hal Gila di Yamaha
15 Tahun Bermimpi, Fabio Quartararo Selangkah Lagi Juarai MotoGP 2021
Jorge Martin: Team Order? Pecco Bagnaia Bukan Rekan Setim Saya
Jack Miller Jelaskan Alasan Bantu Pecco Bagnaia di MotoGP Austin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Chelsea vs Brighton: The Blues Menangkan Drama Tujuh Gol di Stamford Bridge!
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 21:57
-
Link Streaming Man United vs Ipswich Town di Liga Inggris, 30 Agustus 2026
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 21:28
-
Link Streaming Real Madrid vs Malaga di Liga Spanyol, 30 Agustus 2026
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 20:54
-
Kejutan! Barcelona 'Bungkus' Gabriel Jesus dari Arsenal!
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 20:44
-
Kessie Kena Tikung, Juventus Impor Gelandang dari Inggris
Liga Italia 30 Agustus 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Chelsea vs Brighton: Joao Pedro, Lavia, dan Rogers Terbaik
Liga Inggris 31 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Agustus 2026, 05:49
-
Man of the Match Cagliari vs Inter Milan: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 31 Agustus 2026, 05:35
-
Hasil Cagliari vs Inter Milan: Calhanoglu Jadi Penentu
Liga Italia 31 Agustus 2026, 05:28
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Agustus 2026, 05:03
-
Catatan Menarik Chelsea vs Brighton: 74,4 Persen Penguasaan Bola Tak Cukup
Liga Inggris 31 Agustus 2026, 04:06
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Agustus 2026, 03:42
-
Tempat Menonton Cagliari vs Inter Milan di Liga Italia, 31 Agustus 2026
Liga Italia 31 Agustus 2026, 01:10
-
Man of the Match Man United vs Ipswich Town: Bruno Fernandes
Liga Inggris 31 Agustus 2026, 01:04
-
Man of the Match Real Madrid vs Malaga: Jude Bellingham
Liga Spanyol 31 Agustus 2026, 00:40
-
Hasil Real Madrid vs Malaga: Hajar Sang Tamu, Los Blancos Kokoh di Puncak Klasemen!
Liga Spanyol 30 Agustus 2026, 23:58
-
Here We Go! Gabriel Martinelli Mengadu Nasib ke Arab Saudi!
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 22:34
-
Man of the Match Chelsea vs Brighton: Joao Pedro
Liga Inggris 30 Agustus 2026, 22:06
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


