'Digerogoti' Cedera, Marc Marquez Sempat Takut Hidup Tanpa Motor Lagi
Anindhya Danartikanya | 21 Maret 2021 12:31
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tak malu-malu mengakui sempat merasa takut bahwa kariernya harus berhenti terlalu dini akibat cedera patah tulang lengan atas kanannya. Hal ini disampaikan sang delapan kali juara dunia dalam film dokumenter 'Fearless' yang dirilis oleh DAZN pada Jumat (19/3/2021) lalu.
Seperti diketahui, tulang humerus Marquez patah akibat kecelakaan di MotoGP Spanyol pada Juli 2020 hingga harus operasi untuk penanaman plat titanium. Usai absen dari Seri Andalusia, ia hendak kembali balapan di Ceko. Namun, beberapa hari sebelum berangkat, platnya patah saat ia hendak membuka jendela besar di rumahnya.
Akibat insiden domestik itu, ia harus menjalani operasi kedua. Sejak itu, pemulihannya sangat lambat, hingga ia harus absen sepanjang musim 2020. Marquez mengakui ia sempat sulit menerima kenyataan ini. "Beberapa bulan pertama sangatlah berat sebelum akhirnya saya menerima adanya cedera ini dan mengubah mentalitas," ungkapnya.
Mental dan Fisik Sama-Sama Terkuras
Marquez pun mengakui cedera ini menguras mental dan fisiknya. Walau terus menunjukkan perkembangan positif, proses pemulihan yang lambat pun membuat rider Spanyol ini terus berpikir yang tidak-tidak, bahkan sempat cemas bahwa ia harus pensiun dini dan tak bisa lagi mengendarai motor di sisa hidupnya.
"Cedera ini menggerogoti saya. Saya 'nganggur' dan berat badan saya turun. Ada kegelisahan yang tercipta dalam tubuh saya. Semua hal mengindikasikan kemajuan, namun ada rasa takut mengalami cedera lain, takut bahwa saya harus terus-terusan seperti ini, takut bahwa saya harus tetap seperti ini tanpa keberadaan motor," ujarnya.
Usai berkonsultasi dan menjalani berbagai pemeriksaan medis dengan banyak ahli baik di Spanyol maupun Austria, tulang Marquez ternyata kedapatan mengalami infeksi. Alhasil, ia harus menjalani operasi ketiga untuk cangkok tulang pada awal Desember 2020.
Semua Bisa Berakhir Tanpa Diduga
Marquez pun mengakui bahwa dirinya sempat cemas usai operasi ketiga. "Hal yang terberat adalah masa-masa setelah operasi ketiga, ketika saya hanya bisa berbaring dan tak bisa melakukan apa pun. Ada kemungkinan bahwa infeksi itu masih ada, ada kemungkinan dunia saya bakal hancur akibatnya," ungkap rider 28 tahun ini.
Namun, usai operasi tersebut, kondisi Marquez terus membaik dan harapannya untuk kembali balapan melambung tinggi. Ia bahkan diperkirakan akan turun lintasan di MotoGP Qatar pada 26-28 Maret nanti, usai kedapatan berlatih dengan motor RC213V-S di Sirkuit Barcelona-Catalunya dan Portimao.
"Apa yang telah diajarkan cedera ini kepada saya? Yakni bahwa semuanya bisa berakhir ketika Anda sama sekali tak menduganya. Namun, sudah jelas peristiwa ini takkan mengubah gaya balap saya. Yang membuat saya sangat terlecut untuk kembali ke level saya yang dulu adalah tim dan para penggemar saya," pungkasnya.
Sumber: DAZN
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Debut Tak Normal, Alex Marquez Masih Jalani Proses Belajar di MotoGP 2021
Honda Puas Proses Adaptasi Pol Espargaro Sukses dan 'Alami'
Marc Marquez Latihan Lagi, Fabio Quartararo: Bagus untuk MotoGP
Joan Mir: Bakal Susah Pertahankan Gelar Kalau Ada Marc Marquez
Luca Marini: MotoGP 2021 Bukan Saatnya Sok-sokan Tentukan Target
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





