Disebut Tak Tahu Terima Kasih, Marc Marquez Tanggapi Kritik dr. Claudio Costa
Anindhya Danartikanya | 23 Februari 2021 16:20
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, akhirnya menanggapi dr. Claudio Costa, pencetus Clinica Mobile dan mantan dokter MotoGP, yang menyebutnya tak tahu terima kasih karena tak melibatkannya dalam konsultasi cedera patah tulang lengan kanan yang ia alami akibat kecelakaan di Jerez, Spanyol tahun lalu.
Kepada La Gazzetta dello Sport, dr. Costa mengaku kecewa Marquez tak konsultasi padanya usai plat pada lengannya patah hingga harus operasi kedua pada Agustus 2020. Marquez juga sempat mengalami infeksi hingga harus melakukan operasi ketiga pada awal Desember lalu, usai konsultasi dengan para ahli tulang di Madrid.
"Marc mengajarkan pada saya bahwa tak ada rasa terima kasih di dunia ini. Usai membantunya merebut gelar 2013, saya berharap ia menelepon saya. Lagipula sudah jelas ia tak bisa berkompetisi lagi dengan plat pada lengannya. Mereka harus meletakkan sekrup pada tulangnya, dan ia pun bisa balapan lagi dan merebut gelar," ujar dr. Costa.
Banyak Bicara Tanpa Lihat Realita

Lewat Corsedimoto, Senin (22/2/2021), usai peluncuran tim Repsol Honda, Marquez pun menanggapi kritikan dr. Costa yang menurutnya tak berdasar itu. Delapan kali juara dunia ini mengaku selalu menghormati dr. Costa, namun bukan berarti ia tak berhak mengambil pilihan untuk berkonsultasi dengan ahli medis lainnya.
"Saya tak sepakat dengan pernyataan dr. Costa, dan saya justru punya hubungan baik dengannya. Saya selalu sangat menghargai semua hal yang sudah beliau lakukan untuk dunia balap motor. Namun, apa yang beliau katakan tidak benar. Terlalu banyak yang dibicarakan, terlalu banyak yang disimpulkan sendiri, tanpa mengetahui realitanya," ujar Marquez.
Usai plat titaniumnya patah, Marquez kembali menjalani operasi dengan dr. Xavier Mir, yakni Spesialis Traumatologi MotoGP, yang kembali menanamkan plat lain pada lengannya. Namun, dalam operasi itu, dr. Mir tak lagi menanamkan 12 sekrup seperti pada operasi pertama. Pertimbangan dr. Mir inilah yang tak dipahami dr. Costa.
Tak Bisa Tanamkan Sekrup Kedua Kali di Lengan
Namun, Marquez yakin dr. Mir punya pertimbangan lain dalam mengambil keputusan tersebut. "Dr. Costa bicara soal sekrup. Padahal, ini tak bisa dilakukan. Akhirnya, kami hanya meletakkan plat di dalam lengan saya, karena itulah yang dipikirkan dr. Mir dan timnya," ungkap sang delapan kali juara dunia.
Marquez juga sekali lagi tak mau menyalahkan dr. Mir atas patahnya plat titaniumnya, dan menegaskan bahwa plat itu patah karena ia terlalu memaksakan diri ingin kembali berkendara di Seri Andalusia. "Operasi itu berjalan sangat baik, namun plat itu patah hanya karena terlalu dipaksakan lebih dari seperlunya," pungkas Marquez.
Sementara Marquez belum diketahui kapan akan kembali balapan, seluruh penghuni paddock MotoGP akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang bakal dilanjutkan dengan dua pekan balap beruntun di trek yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April mendatang.
Sumber: Corsedimoto
Video: Andrea Dovizioso Menangi MotoGP Austria yang Tak Terlupakan
Baca Juga:
Pol Espargaro: Absen Lama, Marc Marquez Tetap Rider Nomor Satu di MotoGP
Belum Pulih, Marc Marquez Akui Tak Pernah Kepikiran Kans Pensiun Dini
Tolak Salahkan Dokter, Marc Marquez: Saya yang Putuskan Berkendara di Andalusia
Pol Espargaro: Cara Terbaik Perbaiki Diri Adalah Belajar dari Marc Marquez
Hanya Uji Coba 5 Hari, Debut Pol Espargaro di Repsol Honda Tak Ideal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





