Doohan Sayangkan Pedrosa Tak Pernah Juarai MotoGP
Anindhya Danartikanya | 19 Desember 2018 10:50
Bola.net - - Saat tiba di MotoGP 2006, Dani Pedrosa merupakan momok menakutkan bagi para seniornya yang lebih dulu turun. Pasalnya, ia merupakan juara dunia GP125 2003 dan GP250 2004-2005. Dengan prestasi mentereng di kelas balap yang lebih ringan, ditambah dukungan teknis dari tim sekaliber Repsol Honda, ia diprediksi bakal tampil garang di MotoGP.
Sayang, asa Pedrosa untuk meraih gelar di kelas para raja tak pernah terwujud sampai masa pensiunnya datang akhir musim ini. Meski mengoleksi 112 podium dan 31 kemenangan, prestasi terbaik Pedrosa hanyalah peringkat runner up pada 2007, 2010 dan 2012. Lewat MotoGP.com, lima kali juara dunia GP500, Doohan mengaku prihatin atas hal ini.
"Dani akan dirindukan karena ia tokoh penting di olahraga ini begitu lama. Sungguh sayang ia tak pernah juara di MotoGP, entah akibat ukuran an berat tubuhnya atau apa pun, kebanyakan disebabkan nasib buruk, dan bukan talentanya. Ia kerap cedera, dan saya sungguh kecewa ia tak pernah meraih gelar di MotoGP karena ia layak mendapatkannya," ujarnya.
Nasib Buruk Memang Ada
Doohan mengaku dapat bersimpati atas kegagalan Pedrosa dalam meraih gelar dunia diakibatkan masalah-masalah di luar talentanya dan nasib-nasib buruk. Pasalnya, Doohan sendiri terpaksa mengakhiri kariernya pada 1999, usai mengalami kecelakaan hebat di Spanyol dan cedera patah tulang di berbagai bagian kakinya. "Nasib buruk memang ada. Kadang ada hal-hal yang terjadi di luar kendali kita," ungkapnya.
"Orang bilang Anda yang mengatur nasib Anda sendiri, tapi kadang jika seseorang kecelakaan di depan Anda, atau Anda melintas di atas oli, atau motor Anda rusak... Apa yang bisa Anda lakukan? Itulah alasan Anda butuh sedikit keberuntungan. Anda hanya harus mempersiapkan diri dan meminimalisir risiko. Sayangnya, dalam dunia balap, risiko selalu ada. Jika Anda menghilangkannya, maka takkan seru!" lanjut Doohan.
Pensiun di Saat yang Tepat
Di lain sisi, Doohan menyatakan bahwa akhir musim ini adalah waktu yang tepat bagi Pedrosa untuk pensiun, mengingat rider Spanyol tersebut mengaku sudah tak merasakan gairah yang sama saat mengendarai motor balapnya. Kini, menjabat sebagai test rider KTM, Pedrosa diyakini Doohan bakal bersenang-senang.
"Saya rasa momennya memang tepat baginya untuk move on. Ia punya posisi hebat sebagai test rider KTM dan ini akan membantunya. Tapi Anda tahu MotoGP selalu lebih besar dari satu rider. Seperti di Formula 1 saat Senna dan Schumacher pensiun, F1 tetap jauh lebih besar. Sungguh disayangkan rider seperti Dani harus meninggalkan olahraga ini, tapi ini juga kesempatan bagi talenta baru untuk bersinar," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:57
LATEST UPDATE
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





