Dovizioso: Marquez Paling Cerdas, Tapi Taktiknya Aneh
Anindhya Danartikanya | 12 Januari 2018 10:05
Bola.net - - Rider Repsol Honda, Marc Marquez membuat banyak pihak terperangah dengan meraih gelar dunia MotoGP 2017, padahal ia 'sukses' mengumpulkan 27 kecelakaan, yang hanya tertinggal dari raihan kecelakaan Sam Lowes dan Alvaro Bautista. Hal ini pun jelas menarik perhatian sang rival, Andrea Dovizioso.
Sepanjang karirnya di Grand Prix, Marquez memang dikenal sebagai rider yang sering terjatuh, namun pada 2017, 'koleksi' kecelakaannya cukup mencengangkan. Uniknya, insiden-insiden ini mayoritas terjadi di sesi latihan dan kualifikasi, yang ia yakini justru membuatnya lebih berhati-hati dan punya taktik khusus agar 'selamat' dan meraih hasil baik saat balapan.
Marc satu-satunya orang yang mampu melakukannya. Rider lain juga sering jatuh, tapi dalam balapan. Marc salah satu rider tercerdas di MotoGP. Ia sering jatuh, mungkin terlalu banyak kesalahan dan suka bermain dengan limit, tapi justru titik itulah momen terpentingnya dan ia mampu mengendalikannya. Itu bagus buatnya! ujar Dovizioso kepada Crash.net.
Strategi dan mentalitas Dovizioso dikenal justru sangat berkebalikan dengan Marquez. Rider Italia ini dikenal sangat tenang dan jarang melakukan kesalahan, terbukti dari 'koleksi' kecelakaannya yang hanya mencapai angka enam. Rider Ducati Corse ini yakin generasi baru yang datang ke MotoGP, seperti Marquez, lebih tak kenal takut pada risiko tinggi kecelakaan.
Mungkin para rider muda melakukan perubahan ini. Kini lebih banyak kecelakaan. Beberapa rider tak takut kecelakaan, dan buat saya ini aneh, karena apapun bisa terjadi jika Anda kecelakaan. Tapi beginilah generasi baru, cara inilah yang mereka bawa, ujar rider 31 tahun ini, yang yakin bahwa taktik ini bukanlah taktik paling brilian.
Pada satu sisi, ini positif karena mereka mencoba mencari-cari limit, tapi kadang ini buruk karena rider bisa kehilangan feeling usai kecelakaan. Ini bukan cara terbaik untuk memahami apa yang Anda lakukan. Tapi setiap rider berbeda. Marc juga sangat berbeda. Ia sering jatuh tapi justru juara dunia, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












