Dovizioso: Rossi Merasa 'Sengsara' Tanpa MotoGP
Anindhya Danartikanya | 23 April 2019 09:30
Bola.net - - Pebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso mengaku angkat topi atas kegigihan Valentino Rossi dalam mengubah mentalitas demi menghadapi persaingan di MotoGP, mengingat rider Monster Energy Yamaha tersebut bukan lagi rider muda dan telah berusia 40 tahun. Hal ini dinyatakan Dovizioso kepada Motorsport.com.
Dovizioso meyakini bahwa menjadi rider berusia 40 tahun, Rossi mau tak mau harus mengubah mentalitas, gaya balap, dan cara berlatih demi menjaga kebugaran. Perubahan masif inilah yang diyakini Dovizioso sebagai penyebab utama mengapa The Doctor masih tampil mengancam di setiap balapan.
"Ia mengubah mentalitas, terdorong melakukannya. Jika melanjutkan pendekatan seperti 10 tahun lalu, ia malah bisa menghancurkan dirinya sendiri. Tapi ia cerdas, jadi ia sadar tak bisa menghadapi kekalahan dengan cara yang sama dan ia beradaptasi. Ia berusia 40 tahun dan lihat saja apa yang ia lakukan. Selama 2,5 tahun ini, ia mampu mengendalikan rider kuat seperti Maverick Vinales," ujarnya.
Ogah Kelewat Lama di MotoGP

Di lain sisi, Dovizioso mengaku tak yakin dirinya masih bertahan di MotoGP saat usianya menginjak 40 tahun. Saat ini, Dovizioso berusia 33 tahun, dan rider Italia ini menegaskan bahwa memiliki karier kelewat panjang di kejuaraan balap motor terakbar tersebut bukanlah tujuan utamanya dalam hidup.
"Saya tak terpikir tetap di MotoGP pada usia 40 tahun, bukan karena saya merasa tak mampu, melainkan karena ini bukan target saya. Semua orang punya cara sendiri dalam mengambil keputusan hidup, tapi Vale bekerja dengan baik. Ia punya kesempatan memutuskan lanjut atau tidak, dan pada masa-masa sekarang ia merasa sengsara tanpa MotoGP," ungkapnya.
Ingin Berkarier di Motocross
Juara dunia GP125 2004 ini pun menyatakan bahwa dirinya bertekad memulai karier baru di arena motocross jika sudah tak lagi merasa nyaman di MotoGP. Ia bahkan yakin, andai dirinya punya prestasi sementereng Rossi, saat ini ia takkan lagi bertahan di kejuaraan tersebut.
"Meski Vale belum meraih gelar lagi selama bertahun-tahun, ia punya kemauan bertarung dengan begitu banyak rider muda yang kuat. Setiap orang menjalani hidup dengan cara yang mereka mau, punya prioritas sendiri-sendiri. Prioritas saya adalah motocross, balapan di motocross. Jadi jika saya punya 9 gelar seperti Vale, saya takkan lagi ada di MotoGP," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Marcus Rashford Dapat Tawaran Pindah ke Turki, Bakal Diambil?
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:30
-
Link Streaming Liverpool vs Nottingham Forest, 29 Agustus 2026
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:22
-
Rekor Head-to-Head Premier League 2026/27 Matchweek Kedua di Vidio
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 17:11
-
Arsenal Inginkan Endrick, Real Madrid: Maaf Gak Dulu!
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 17:00
-
Jamu Ipswich Town, Menang Harga Mati untuk MU!
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 16:30
-
Rafael Leao Pamit Pergi dari AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 16:00
-
Wow! Enzo Fernandez Selangkah Lebih Dekat Gabung Manchester City
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 15:30
-
Manchester City Intip Peluang Pulangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 13:32
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 13:30
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 13:28
-
Erling Haaland Kembali Jadi Mimpi Buruk Crystal Palace
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 12:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51








