Dovizioso: Stoner Tandem Terhebat, Pedrosa Paling Menginspirasi
Anindhya Danartikanya | 27 Desember 2020 13:09
Bola.net - Keputusan Andrea Dovizioso untuk vakum dari MotoGP sepanjang 2021 membuat banyak orang bersedih hati, karena ia dinilai masih bisa tampil kompetitif di papan atas. Baru-baru ini, menyusul keputusannya tersebut, Dovizioso melakukan wawancara dengan DAZN untuk kilas balik kariernya selama ini.
Salah satu momen yang paling dikenang Dovizioso adalah saat ia bertandem dengan Casey Stoner dan Dani Pedrosa di Repsol Honda pada 2011. Sejak MotoGP digulirkan pertama kali pada 2002, itu pertama kalinya Repsol Honda menurunkan tiga rider sekaligus. Ketiganya bahkan mengawinkan enam gelar dunia.
Namun, di antara mereka, Dovizioso lah yang kerap dianggap underdog, karena meski kompetitif dan konsisten bertarung di posisi enam besar, rider Italia ini sepanjang tahun mengalami paceklik kemenangan dan hanya beberapa kali podium. Tapi, Dovizioso mengaku memetik banyak pelajaran dari para tandemnya.
Casey Stoner Lihat Manfaatkan Talenta Hebatnya

"Selama ini, saya rasa Casey adalah tandem yang paling bertalenta. Tapi melebihi talentanya, ia juga paham betul cara mengatur dan memanfaatkan talentanya itu. Anda jelas tak bisa bilang Valentino Rossi tak bertalenta, karena ia punya metode kerja sendiri dan prestasi gemilang," ujar 'Dovi' seperti yang dikutip Marca, Jumat (25/12/2020).
"Tapi Casey, pada lap pertama, bisa langsung 'boom'! Itulah hal terburuk bagi para rivalnya. Ia mengalahkan kami semua. Selama berkarier, itulah yang ia lakukan. Ia sungguh hebat. Jadi, sebagai tambahan talentanya yang hebat, saya kagum pada caranya memanfaatkan talentanya sendiri," lanjut rider 34 tahun ini.
Di lain sisi, Pedrosa dinilai Dovizioso sebagai tandem yang paling menginspirasi. Pasalnya, Pedrosa yang bertubuh mungil, harus berinovasi mencari gaya balap khusus untuk mengendalikan motor MotoGP. Meski Pedrosa sudah pensiun pada akhir 2018, gaya balapnya sampai sekarang masih jadi referensi banyak pembalap.
Dani Pedrosa Sulit Dikalahkan Jika Sudah Pede
"Berdasarkan yang saya tahu selama mengenalnya, Dani merupakan orang baik. Ia sangat bertalenta, seseorang yang membawa gaya balapnya dengan cara tertentu, yakni dengan mengangkat motornya lebih baik, dan kini semua orang coba menirunya. Dengan keterbatasan fisik, karena ia dipengaruhi oleh tinggi badannya," tutur Dovizioso.
Juara dunia GP125 2004 dan tiga kali runner up MotoGP ini menyatakan, tubuh mungil kadang-kadang memberikan keuntungan besar pada Pedrosa, meski kebanyakan jadi memunculkan kelemahan performa. "Tapi saat ia merasa percaya diri dan berambisi, ia sungguh tak terkalahkan," ujarnya.
"Dani selalu merupakan rider top, memperebutkan posisi terdepan. Sayangnya, ia kerap mengalami situasi naik-turun, dan mengalami kesialan akibat cedera. Ia jadi gagal meraih gelar dunia di MotoGP, padahal ia sangat layak mendapatkannya," pungkas Dovizioso.
Sumber: DAZN, Marca
Video: Sirkuit Mandalika Siap Sambut MotoGP 2021
Baca Juga:
- Dovizioso-Lorenzo Cekcok Lagi, Kali Ini Saling Tuduh Iri Pencapaian Masing-Masing
- Kaleidoskop MotoGP 2020: Penuh Kejutan, dari Absennya Marc Marquez sampai Gebrakan Mandalika
- Mengenal Bo Bendsneyder, Rider Mandalika SAG Team Moto2 yang Setengah Arek Suroboyo
- Pertamina Mandalika SAG Team: Selamat Bergabung, Mas Bo Bendsneyder!
- Bawa Nama Indonesia, Bo Bendsneyder Bangga Bela Mandalika SAG Team di Moto2 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso: Sama-Sama Bertalenta, Marquez Lebih Woles dari Stoner
Otomotif 27 Desember 2020, 15:02
-
Dovizioso: Stoner Tandem Terhebat, Pedrosa Paling Menginspirasi
Otomotif 27 Desember 2020, 13:09
-
Casey Stoner Buka-Bukaan Soal Sindrom Kelelahan Kronis, Kondisi Terus Menurun
Otomotif 27 November 2020, 09:13
-
Casey Stoner: Joan Mir Kejutan Manis, Tapi Sulit Samai Level Marc Marquez
Otomotif 24 November 2020, 11:57
-
Casey Stoner Sebal Rider MotoGP Masa Kini Terpengaruh Instagram
Otomotif 24 November 2020, 10:53
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:55
-
Tempat Menonton Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:45
-
Ghana Protes Keras Kanada Usai Tolak Visa Thomas Partey
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:12
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:59
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 13 Juni 2026, 21:58
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










