Ducati Jadikan Honda-Yamaha Inspirasi Kembangkan Motor
Anindhya Danartikanya | 10 Januari 2020 14:35
Bola.net - Sejak tiba di MotoGP pada akhir 2013, General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, jadi sosok superpenting yang dalam kebangkitan pabrikan Italia itu dari keterpurukan. Usai meraih banyak kesuksesan bersama Aprilia, inovasi-inovasi Dall'Igna sangat didambakan oleh Ducati.
Dall'Igna juga pelopor berbagai perangkat motor MotoGP yang membuat para rival mengikuti jejaknya, seperti winglet, wing fairing, winglet pendingin ban belakang, penutup ban, holeshot device, begitu juga 'salad box' yang sampai sekarang masih jadi misteri semua orang.
Dall'Igna tak menutupi Ducati punya lebih banyak inovasi daripada itu, namun tentu banyak yang gagal lolos seleksi untuk diterapkan pada Desmosedici. Ia menegaskan ide-ide itu tak selalu murni berasal dari kepalanya, melainkan juga dari anggota departemen balap di Borgo Panigale.
Selalu Berpikir Bersama

"Ide-ide Ducati selalu datang dari sekelompok orang. Saya tak yakin semua ide harus datang dari satu orang saja. Penting menciptakan kooperasi yang baik di antara pekerja. Penting mendorong orang untuk menemukan ide baru, dan menjelaskannya," tuturnya via Crash.net.
Menurut Dall'Igna, mendengarkan masukan banyak orang adalah metode kerja Ducati sejak kedatangannya. "Inilah tipe proses kerja Ducati. Kadang rapat kami bisa panjang, diikuti banyak orang, hanya demi mengembangkan dan menemukan ide baru," ujarnya.
Di lain sisi, Dall'Igna juga tak memungkiri bahwa ide-ide Ducati juga bisa datang dari inspirasi yang ia raih dari para rival, seperti Honda dan Yamaha. Meski begitu, ia tegas menolak adanya plagiarisme dalam mengembangkan motor.
Pelajari Pengembangan Teknis Rival
"Kami mempelajari pabrikan lain. Kami tak meniru, tapi saya bisa dapat inspirasi dari mereka. Tapi sulit untuk menjelaskan 'ini dari Honda, itu dari Yamaha'. Kami coba memahami evolusi yang mereka punya dan ambil ide dari sana. Ini proses yang konstan," ungkapnya.
Meski begitu, tak peduli datangnya ide atau inspirasi yang masuk ke departemen balap Ducati, Dall'Igna menyatakan bahwa ia lah yang punya andil utama dalam memutuskan ide mana yang akan dipakai.
"Dari sudut pandang teknis, kadang mudah menentukan mana ide terbaik dan mana ide yang bisa dipertaruhkan. Kadang juga tak mudah dan tak jelas. Jadi, jelas pada akhirnya saya harus ambil keputusan soal ide mana yang harus kami ikuti," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










