Ducati: Tak Masuk Akal Turunkan 10 Motor di MotoGP!
Editor Bolanet | 17 Desember 2015 14:00
Bola.net -
Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti menegaskan pihaknya tak akan mau menurunkan lebih dari delapan pebalap di MotoGP 2017 mendatang. Dalam wawancaranya dengan Bike Sport News, Ciabatti menyatakan 10 pebalap merupakan jumlah yang terlampau banyak untuk diatur.
Tahun depan, Ducati menjadi pabrikan dengan pebalap terbanyak di MotoGP, yakni masing-masing dua pebalap untuk tim pabrikannya, Pramac Racing, Avintia Racing dan Aspar Team. Ciabatti pun menegaskan pihaknya tak akan sanggup menambah motor lagi.
Eugene Laverty dan Hector Barbera (c) Aspar Team/Avintia Racing
"Delapan bukan jumlah maksimal yang pasti, namun kami sendiri tak bisa mengurus lebih dari delapan motor. Delapan sudah cukup rumit untuk diurus dalam hal materi dan teknis. Jadi meski ada kesempatan menurunkan lebih banyak motor, tak masuk akal bagi Ducati menurunkan 10 motor. Delapan adalah angka yang bisa kami tanggung. Lebih dari itu, mustahil," ujarnya.
Ciabatti menyatakan Ducati lebih memilih memaksimalkan dukungan teknis kepada Avintia dan Aspar pada tahun 2017 mendatang. Tahun depan, kedua tim ini akan mendapatkan motor Desmosedici GP14.2 yang dipakai Pramac Racing tahun ini, namun Ducati berniat memberikan perangkat lebih baik lagi seiring berjalannya waktu.
"Aspar jelas tak puas atas level performa Honda Open. Saya rasa ekspektasi tim pada motor itu lebih tinggi ketimbang kenyataannya. GP14.2 motor yang bagus, namun kami berharap bisa menyuplai Avintia dan Aspar dengan motor yang lebih baru pada tahun 2017, di mana mereka layak mendapatkan materi yang sangat kompetitif," tutupnya.
(kpl/kny)
Tahun depan, Ducati menjadi pabrikan dengan pebalap terbanyak di MotoGP, yakni masing-masing dua pebalap untuk tim pabrikannya, Pramac Racing, Avintia Racing dan Aspar Team. Ciabatti pun menegaskan pihaknya tak akan sanggup menambah motor lagi.
"Delapan bukan jumlah maksimal yang pasti, namun kami sendiri tak bisa mengurus lebih dari delapan motor. Delapan sudah cukup rumit untuk diurus dalam hal materi dan teknis. Jadi meski ada kesempatan menurunkan lebih banyak motor, tak masuk akal bagi Ducati menurunkan 10 motor. Delapan adalah angka yang bisa kami tanggung. Lebih dari itu, mustahil," ujarnya.
Ciabatti menyatakan Ducati lebih memilih memaksimalkan dukungan teknis kepada Avintia dan Aspar pada tahun 2017 mendatang. Tahun depan, kedua tim ini akan mendapatkan motor Desmosedici GP14.2 yang dipakai Pramac Racing tahun ini, namun Ducati berniat memberikan perangkat lebih baik lagi seiring berjalannya waktu.
"Aspar jelas tak puas atas level performa Honda Open. Saya rasa ekspektasi tim pada motor itu lebih tinggi ketimbang kenyataannya. GP14.2 motor yang bagus, namun kami berharap bisa menyuplai Avintia dan Aspar dengan motor yang lebih baru pada tahun 2017, di mana mereka layak mendapatkan materi yang sangat kompetitif," tutupnya.
(kpl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Prancis 2026 di Vidio, 8-10 Mei 2026
Otomotif 4 Mei 2026, 15:27
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 4 Mei 2026, 15:06
LATEST UPDATE
-
Chelsea Tanpa Robert Sanchez saat Hadapi Liverpool
Liga Inggris 8 Mei 2026, 01:02
-
Jangan Sampai Chelsea Rekrut Cesc Fabregas!
Liga Inggris 8 Mei 2026, 00:57
-
Juara atau Tidak, Arsenal Harus Pertahankan Mikel Arteta
Liga Inggris 7 Mei 2026, 23:32
-
Prediksi BRI Super League: PSBS vs Dewa United 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 23:13
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persik 8 Mei 2026
Bola Indonesia 7 Mei 2026, 22:08
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
















