Fabio Quartararo 'Jagokan' Miguel Oliveira di MotoGP Styria dan Austria
Anindhya Danartikanya | 3 Agustus 2021 13:42
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengakui rehat musim panas MotoGP yang berlangsung selama lima pekan terlalu lama baginya. Alhasil, ia sudah tak sabar memulai paruh kedua musim 2021, yang akan diawali dengan Seri Styria dan Austria pada 6-8 dan 13-15 Agustus mendatang.
Rehat musim panas MotoGP 2021 memang yang terpanjang dalam sejarah, akibat Finlandia kembali mengundurkan diri dari kalender balap akibat pandemi Covid-19. Padahal, seri tersebut harusnya digelar di sirkuit anyar KymiRing pada 9-11 Juli lalu. Alhasil, para rider mendapatkan masa liburan yang cukup panjang.
Quartararo sendiri menghabiskan masa liburan bersama keluarga dan kerabatnya. Pada akhir pekan lalu, ia pun berjumpa dengan para rider muda program junior Yamaha Motor Prancis. Kini, ia pun tak sabar untuk kembali beraksi dengan motor YZR-M1 miliknya di Sirkuit Red Bull Ring akhir pekan nanti.
Penting Raih Hasil Apik di Red Bull Ring

"Saya menghabiskan liburan musim panas bersama keluarga dan teman-teman saya. Menyenangkan bisa menjauhkan diri dari dunia balap sejenak. Yah, sebenarnya agak terlalu lama, tapi saya sudah tak sabar untuk beraksi di Austria dan mengendarai motor saya lagi," ujar Quartararo kepada MotoGP.com, Senin (2/8/2021).
Red Bull Ring merupakan kandang KTM dan daerah kekuasaan Ducati. Dari enam balapan yang digelar di sana sejak 2016, lima di antaranya dimenangi Ducati dan satu dimenangi KTM. Yamaha sendiri belum pernah menang, dan hasil terbaik mereka hanyalah finis ketiga lewat Jorge Lorenzo pada 2016 dan Quartararo pada 2019
"Saya berharap bisa sebaik mungkin di Austria. Pada 2019, kami bisa naik podium di sana. Bagi kami sangat penting untuk tampil sebaik mungkin di sana, karena Austria bukanlah trek terbaik bagi Yamaha. Tapi saya sangat termotivasi, dan sangat penting untuk meraih hasil baik di sana," lanjut El Diablo.
Prediksi Miguel Oliveira Bakal Mengancam

Di lain sisi, Quartararo meyakini akan ada banyak rider yang tampil garang di Red Bull Ring, memprediksi persaingan lima besar akan sangat ketat. Namun, ia meyakini bahwa Miguel Oliveira, sebagai pemenang Seri Styria 2020 dan penggawa Red Bull KTM Factory Racing, bakal memberikan ancaman besar.
Namun, rider berusia 22 tahun ini menolak lengah. "Soal lima besar, saya rasa Miguel bakal sangat kuat pada paruh kedua musim ini. Tapi saya rasa saya bisa menjadi salah satu pembalap yang memperebutkan kemenangan juga di Austria," pungkas pembalap yang tengah memimpin klasemen dengan keunggulan atas Johann Zarco ini.
Berikut hasil finis terbaik Yamaha sejak Sirkuit Red Bull Ring kembali menggelar Grand Prix balap motor pada 2016:
- 2016: Posisi 3 - Jorge Lorenzo
- 2017: Posisi 5 - Johann Zarco
- 2018: Posisi 6 - Valentino Rossi
- 2019: Posisi 3 - Fabio Quartararo
- 2020 (1): Posisi 5 - Valentino Rossi
- 2020 (2): Posisi 9 - Valentino Rossi
Berikut daftar pemenang MotoGP di Red Bull Ring sejak 2016:
- 2016: Andrea Iannone - Ducati Team
- 2017: Andrea Dovizioso - Ducati Team
- 2018: Jorge Lorenzo - Ducati Team
- 2019: Andrea Dovizioso - Ducati Team
- 2020 (1): Andrea Dovizioso - Ducati Team
- 2020 (2): Miguel Oliveira - Red Bull KTM Tech 3
Sumber: MotoGP.com
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
Jack Miller: Semua Rider Ducati Girang 2 Kali Balapan di Austria, Tapi...
'Valentino Rossi Punya Karier Panjang Berkat Dipandang Bagai Dewa'
Galeri Foto: Taman Hiburan Valentino Rossi di Tavullia, Yellow Park, Resmi Dibuka
Valtteri Bottas Jadi Sasaran Amarah Rival Akibat Insiden Formula 1 GP Hungaria
Jadwal Live Streaming WorldSBK Ceko 2021 di Autodrom Most
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










