'Fabio Quartararo Masih Muda, Logis Belum Kuasai Banyak Hal di MotoGP'
Anindhya Danartikanya | 11 Januari 2021 11:42
Bola.net - Direktur Tim Petronas Yamaha SRT, Johann Stigefelt, meyakini bahwa Fabio Quartararo tak layak mendapatkan kritikan sebegitu tajam soal performanya di MotoGP 2020. Kepada PecinoGP.com, ia justru meyakini ini akan jadi proses belajar El Diablo.
Usai dielu-elukan berkat performa yang gemilang dan raihan tujuh podium di MotoGP 2019, Quartararo banjir kritik karena tak cukup konsisten pada 2020, meski rider 21 tahun ini berhasil meraih tiga kemenangan, dan sempat memimpin klasemen selama sembilan seri pertama.
Pada 2021, Quartararo akan membela Monster Energy Yamaha, dan tak dimungkiri ia harus tampil jauh lebih baik. Namun, Stigefelt yakin rider semuda Quartararo wajar saja jika butuh waktu untuk adaptasi dan belajar, apalagi 2020 adalah pertama kalinya ia memakai YZR-M1 spek pabrikan.
Wajar Jika Belum Kuasai Semua Skill
"Situasinya tak mudah bagi Fabio ketika mengendarai motor pabrikan, seperti yang kita lihat. Ia belum 'komplet'. Ada momen di mana ia kehilangan perasaan nyaman dan hal seperti ini memang bisa memicu masalah kepercayaan diri," ungkap Stigefelt pada Senin (14/12/2020).
Pria asal Swedia ini pun tak segan-segan mengakui bahwa Quartararo masih kerap menunjukkan sikap emosional ketika meraih hasil yang tak sesuai ekspektasi, namun sangat mendukung niatan baiknya dalam bekerja lebih intensif dengan psikolog demi kesehatan mentalnya.
"Pada level performa yang seperti ini, keraguan soal Fabio semestinya tak semudah itu muncul. Fabio masih muda, ia masih belum punya banyak pengalaman. Jadi, logis jika ada beberapa hal yang belum ia kuasai. Terkadang ia juga masih agak emosional," lanjut 'Stiggy'.
Yakin Takkan Terjadi Lagi
Salah satu momen yang membuat Quartararo dan Stigefelt sangat yakin bahwa sikap emosional rider Prancis itu harus diatasi adalah saat ia marah besar di kantor Badan Pengawas Balap usai mendapat hukuman mundur satu posisi di MotoGP Emilia Romagna.
Meski begitu, Stigefelt juga menyatakan bahwa peristiwa itu tak hanya menjadi pelajaran berharga bagi Quartararo, melainkan juga timnya yang baru turun di MotoGP pada 2019 dan pastinya akan menaungi banyak rider dengan karakter berbeda di masa-masa mendatang.
"Apa yang terjadi di Misano, tak seharusnya terjadi. Namun, itu adalah hal yang harus ia kendalikan. Percayalah pada saya, hal macam itu takkan terjadi lagi. Tim kami juga masih punya banyak hal untuk dipelajari," pungkas eks pembalap GP500 ini.
Sumber: PecinoGP
Video: Highlights Joan Mir, Juara Dunia MotoGP 2020
Baca Juga:
- Valentino Rossi-Luca Marini Finis Keempat di Gulf 12 Hours Bahrain
- Tak Cuma Johann Zarco, Maverick Vinales Juga Ikut Uji Coba WorldSBK Jerez
- Andrea Dovizioso Tuduh Ducati Tak Transparan, Bikin Kacau Negosiasi KTM
- Andrea Dovizioso: Gigi Dall'Igna Hanya Mau Jorge Lorenzo, Marc Marquez Saja Ditolak
- Andrea Dovizioso: Saya Minta Gaji Selangit dari Ducati? Semua Bohong!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





