Fabio Quartararo Ngaku Galau, Tetap di Yamaha atau Naik Motor yang Sudah Kompetitif?
Anindhya Danartikanya | 27 Maret 2024 15:05
Bola.net - Fabio Quartararo mengaku harus memutuskan masa depannya di MotoGP 2025 dalam waktu dekat. Namun, ia juga menyatakan rasa bimbang karena ada dua pilihan berat, yakni bertahan di Monster Energy Yamaha atau pindah ke tim lain yang motornya sudah terbukti punya performa kompetitif.
Quartararo menyatakan Yamaha memang sudah melakukan perombakan besar-besaran dalam cara kerjanya, termasuk lebih terbuka kepada cara kerja Eropa ketimbang Jepang. Salah satu buktinya adalah keputusan mereka menggaet beberapa insinyur dari Ducati, yang dua musim belakangan jadi juara.
Di lain sisi, hasil balap Quartararo di Seri Qatar dan Portugal sama sekali tak memuaskan. Di Qatar, ia hanya finis ke-12 di Sprint dan ke-11 di Grand Prix. Di Portugal, ia sekadar finis kesembilan dalam Sprint, serta ketujuh di Grand Prix usai tiga pembalap di depannya mengalami kecelakaan.
Situasi Tak Terlalu Kelam Dibanding Saat di Moto2

Quartararo pun mengaku harus ambil keputusan secepat mungkin. "Saya harus memutuskan dengan baik lebih awal, dan ini lebih cenderung soal pilihan personal untuk melihat apa yang harus saya lakukan pada masa depan," ujar juara dunia MotoGP 2021 ini kepada Motorsport Italia pada Senin (25/3/2024).
Soal opsi, 'El Diablo' mengaku tak menutup kans apa pun, baik bertahan di Yamaha, maupun pindah ke tim pabrikan lain atau justru kembali ke tim satelit. Quartararo berusaha melihat sisi positifnya, karena setidaknya ia masih punya opsi masa depan, tak seperti masa-masa kelamnya di Moto2.
"Entahlah. Jujur, saya mengalami situasi yang jauh lebih buruk ketika di Moto2, ketika saya tak tahu tempat saya pada musim berikutnya. Kans hengkang, kans dapat tawaran, dan kans merasa stres atas fakta tak punya motor untuk musim berikutnya, saya rasa tak memengaruhi saya," ungkapnya.
Lihat Usaha Nyata dari Yamaha

Meski saat ini santer digosipkan menjalani negosiasi dengan Aprilia Racing, Quartararo juga merasa berat meninggalkan Yamaha, apalagi ada usaha nyata dari mereka untuk memperbaiki diri. "Jelas ada pilihan dan ini tidak mudah. Saya tahu saya harus mengambil keputusan dalam waktu yang sangat singkat," ucapnya.
"Namun, di lain sisi saya melihat Yamaha melakukan hal-hal yang tak pernah saya lihat dalam enam tahun. Mereka benar-benar melakukan perubahan besar. Selain itu, ada kemungkinan untuk mengendarai motor yang sudah ada di depan. Ini takkan jadi pilihan yang mudah," pungkas rider Prancis ini.
Nama Quartararo sendiri sudah diucapkan oleh CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, sejak pertengahan musim lalu, untuk dijadikan opsi pada 2025. Meski begitu, belum diketahui siapa di antara Aleix Espargaro dan Maverick Vinales yang berpotensi untuk didepak demi memberi tempat kepada Quartararo.
Sumber: Motorsport Italia
Baca juga:
- Pecco Bagnaia dan Marc Marquez Yakin Senggolan MotoGP Portugal Takkan Rusak Hubungan Baik
- Gigi Dall'Igna Kecewa Kemenangan Jorge Martin Diwarnai Insiden Pecco Bagnaia vs Marc Marquez
- Demi Mike Trimby, MotoGP Legend Pertama Kalinya Daftarkan Nama Tokoh Non-Pembalap
- Selang 15 Tahun, Toprak Razgatlioglu Ulang Manuver Dahsyat Valentino Rossi di WorldSBK Catalunya
- Berpotensi Libas Rekor Marc Marquez, Kapan Pedro Acosta Bisa Jadi Pemenang Termuda MotoGP?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







