Fabio Quartararo: Yamaha Tak Terasa Seperti Motor Saya Sendiri
Anindhya Danartikanya | 9 November 2020 19:00
Bola.net - Meski merebut tiga kemenangan sepanjang MotoGP 2020, Fabio Quartararo dapat cap sebagai salah satu dari sekian banyak pembalap yang performanya sama sekali tak konsisten. Hal ini pun berkebalikan dengan tahun lalu, saat rider Petronas Yamaha SRT itu justru sangat konsisten hingga meraih tujuh podium.
Meski sukses menang dalam dua balapan di Jerez, ditambah di Catalunya, ia sangat kesulitan. Sempat memimpin klasemen selama 11 seri, ia harus mengakui kekuatan Suzuki, terutama di tangan Joan Mir. Usai sekadar finis ke-14 di MotoGP Eropa, Minggu (8/11/2020), kini ia tertinggal 37 poin dari Mir dengan dua seri tersisa.
Quartararo menyebut YZR-M1 2020 sangat jauh berbeda dari M1 2019. Berbagai permasalahan mesin mendera sepanjang 2020, yang juga jadi keluhan Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Vinales menyatakan ini akibat dari Yamaha yang terlalu berambisi menambah tenaga mesin, dan Quartararo tak pernah nyaman mengendarainya.
Super Kompetitif atau Super Tersesat

"Ini sungguh menyakitkan. Semua ini konsekuensi dari segala kesulitan yang kami dapat dari motor. Motor kami berubah banyak dibanding tahun lalu, dan saya merasa ini bukan motor saya. Ketika motor kami langsung cepat di FP1, kami hanya harus melakukan perubahan kecil, dan sisanya sempurna," ungkapnya via Crash.net.
"Contohnya di Le Mans, di mana kami bisa berebut kemenangan andai kondisinya kering. Tapi nyatanya 'menang atau tidak sama sekali'. Kami bisa jadi super kompetitif atau justru super tersesat. Franco (Morbidelli) menang di Teruel, tapi di sini hanya finis ke-11, Maverick finis ke-13, dan saya finis ke-14 (Rossi gagal finis akibat masalah elektronik)," lanjutnya.
Quartararo pun mengakui Suzuki dan Mir sebagai kombinasi ideal. Suzuki mampu memberikan motor terbaik, dan Mir bisa mengeluarkan potensinya. Ia yakin Yamaha harus merenung melihat Suzuki berkali-kali meraih podium ganda bersama Mir dan Alex Rins, sementara mereka belum juga melakukannya sejak tiga ridernya naik podium di MotoGP Andalusia.
'Joan Mir Memang yang Terbaik'

"Suzuki memang cepat, tapi saya dan Yamaha sangat tak konsisten. Sejak Jerez, Yamaha belum juga dapat podium ganda. Suzuki hanya punya dua motor, tapi malah empat kali podium ganda. Saya sendiri merasa aneh bisa memimpin klasemen usai dua balapan buruk di Austria. Kalau musim ini normal seperti tahun lalu, saya pasti hanya duduk di peringkat 5 atau 6," tutur Quartararo.
Quartararo memang senang bisa tiga kali menang musim ini, namun ia tak malu-malu menyatakan bahwa secara umum, Yamaha cukup jeblok dibandingkan pabrikan lainnya. "Tahun ini, menurut saya satu-satunya rider yang bekerja sangat baik adalah Joan. Ia sangat konsisten. Itulah alasan mengapa ia memimpin klasemen.
"Saya sendiri frustrasi, secara umum ini musim yang buruk bagi Yamaha setelah saya dua kali menang di Jerez. Kini sangat penting bagi kami mengakhiri musim sebaik mungkin, tapi kami harus banyak berubah tahun depan, karena pabrikan lain tampaknya mengungguli kami," pungkas Quartararo, yang musim depan bakal membela Monster Energy Yamaha.
Sumber: Crashnet
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
Gelar Nyaris Melayang, Fabio Quartararo Pilih Fokus Jadi Runner-up
Suzuki Menggila, Valentino Rossi Ucapkan Selamat pada Davide Brivio
Maverick Vinales Lebih Kepikiran Jebloknya Performa Yamaha Ketimbang Gelar Dunia
Tak Ada Team Order untuk Joan Mir-Alex Rins, Suzuki: Biar Seru!
Masih Punya Kans Juara, Alex Rins Tekad Gaspol Sampai Akhir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





