Forcada: Jorge Lorenzo Tak Bisa Pahami Ducati
Anindhya Danartikanya | 4 April 2018 12:45
Bola.net - - Eks crew chief Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha MotoGP, Ramon Forcada belakangan ini mengaku cukup prihatin melihat proses adaptasi rider Spanyol tersebut bersama Ducati Corse. Usai sembilan tahun penuh kemenangan di Yamaha, kini Lorenzo paceklik kemenangan dan jatuh bangun dalam meraih hasil baik.
Sejak hijrah ke Ducati, Lorenzo memang hanya mampu merebut tiga podium. Pada masa pramusim, ia hanya sekali mencatatkan waktu tercepat, namun kembali melorot di dua uji coba yang lain. Ia juga terpaksa gagal finis di MotoGP Qatar tiga pekan lalu, usai mengalami kerusakan rem depan.
Jorge jelas punya masalah. Ia tak memahami motornya. Coba cari video Jorge saat masih di Yamaha. Lihat betapa mudah dan nyaman ia berkendara. Dengan Ducati, ia tak bisa melakukan hal-hal yang ia lakukan di Yamaha. Jorge rider yang sangat smooth. Tapi kini kesulitan di atas motor yang punya karakter gugup, jauh lebih kesulitan ketimbang rider lain, ujar Forcada kepada Catalunya Radio.
Forcada pun yakin Lorenzo dan Ducati harus bekerja ekstra keras demi menemukan 'chemistry'. Apa yang bikin Ducati dan Honda sangat kuat, bisa dijelaskan dari hubungan yang dibentuk rider unggulan masing-masing. Marquez dan Honda telah menjadi duet yang luar biasa selama bertahun-tahun, sementara Dovi dan Ducati sudah sangat kuat selama 1,5 tahun, tuturnya.
Pria asal Spanyol ini juga yakin bahwa Lorenzo tak perlu bersikap perfeksionis dalam menuntut performa yang baik dari motor Desmosedici, melainkan dirinyalah yang harus berusaha menyatu dengan motornya, seperti yang dilakukan Casey Stoner pada 2007-2010.
Tak ada yang namanya motor bagus atau jelek. Ada hubungan antara pembalap dan motornya yang bisa muncul dan tidak. Contohnya, Casey meraih banyak kemenangan dengan Ducati, dan ia tak butuh motor sempurna. Kemudian datanglah Vale, rider hebat namun segalanya jadi bencana. Hal-hal macam ini bisa terjadi, pungkas Forcada.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












