Franco Morbidelli Baru Seriusi MotoGP Usai Dibayangi Performa Fabio Quartararo
Anindhya Danartikanya | 3 Maret 2021 13:08
Bola.net - Franco Morbidelli mengaku sempat merasa frustrasi ketika ia selalu berada di bawah bayang-bayang Fabio Quartararo selama 1,5 tahun perdananya membela Petronas Yamaha SRT di MotoGP. Namun, rasa frustrasi itu berhasil ia bentuk menjadi energi dan dorongan positif agar dirinya keluar dari bayang-bayang tersebut.
Seperti diketahui, Morbido dan El Diablo bertandem di SRT pada 2019. Morbidelli yang kala itu memasuki tahun kedua di MotoGP sejatinya lebih diunggulkan. Nyatanya, ia malah paceklik podium, sementara Quartararo yang naik YZR-M1 ala kadarnya dan berstatus debutan justru menggila dengan enam pole dan tujuh podium.
Pada awal 2020, Morbidelli kembali dibayangi Quartararo, usai rider Prancis itu tiga kali menang dan memimpin klasemen selama sembilan seri pertama. Namun, pada tengah musim, Morbidelli lah yang menggila sementara Quartararo terjun bebas. Ia mengakhiri musim sebagai runner up, usai meraih lima podium dan tiga kemenangan.
Lebih Serius Kerja Usai Dibayangi Fabio Quartararo

Kini, meski Quartararo pindah ke Monster Energy Yamaha, Morbidelli justru lebih diunggulkan sebagai juara. Ia tak memungkiri dirinya terlecut masa-masa kelam itu. "Musim 2019 bikin saya frustrasi, dan bikin saya menarik sesuatu yang tak terduga bisa keluar dari diri saya. Jadi, saya akan kembali memanfaatkan perasaan itu tahun ini," tuturnya via Crash.net, Selasa (2/3/2021).
Rider Italia ini juga mengakui, bayang-bayang Quartararo juga membuatnya makin serius bekerja. "Saya mulai lebih serius soal pekerjaan sejak 2019 dan 2020. Saya latihan lebih sering dan lebih baik, mulai lebih fokus pada motor, dan saya menyukainya, karena perilaku serius yang saya pertahankan itu juga tercermin pada hasil saya," ujarnya.
"Jadi, saya akan tetap melakukan ini semua dan mempertahankan perilaku tersebut musim dingin. Namun, berdasarkan apa yang terjadi musim lalu, saya jadi menikmati perjalanan menghadapi semua kemalangan lewat latihan tahun ini," lanjut anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Tekad Perbaiki Performa Lap Tunggal demi Kualifikasi
Sepanjang musim dingin ini, Morbidelli juga mengaku telah meningkatkan intensitas program latihannya selama di Italia, baik di gym maupun di trek. Juara dunia Moto2 2017 ini mengaku bahwa performa di sesi kualifikasi dan time attack saat latihan adalah hal yang akan jadi fokus utamanya untuk diperbaiki musim ini.
"Satu area yang jadi fokus saya tahun ini adalah lebih kuat pada lap tunggal. Saya meraih dua pole tahun lalu, namun jelas ini hal yang masih harus saya perbaiki. Jadi, saya coba memperbaiki area ini, di gym dan di trek. Itulah fokus kami sepanjang musim dingin ini. Saya juga akan coba mencari kemajuan kecil dibanding orang lain," tutupnya.
Morbidelli akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang bakal dilanjutkan dengan dua pekan balap beruntun di trek yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April mendatang.
Sumber: Crashnet
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
Franco Morbidelli: Kalau Saya Sukses, Valentino Rossi Pasti Bangga
Galeri: 12 Ragam Corak Motor Valentino Rossi Selama Berlaga di MotoGP
Franco Morbidelli: Persahabatan dengan Valentino Rossi Lebih Penting daripada MotoGP
Petronas Yamaha SRT Sebut Franco Morbidelli 'Seniman' Balap Motor
Petronas: Franco Morbidelli Juarai MotoGP 2021? Bukan 'Mission: Impossible'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



