Franco Morbidelli: Saya Idolakan Ayrton Senna, Tapi Jangan Bandingkan Kami
Anindhya Danartikanya | 6 Januari 2021 15:12
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT MotoGP asal Italia yang berdarah Brasil, Franco Morbidelli, sangat mengidolakan dan terinspirasi oleh Ayrton Senna. Namun, ia merasa takkan bisa menyamai karisma mendiang tiga kali juara Formula 1 tersebut. Hal ini ia sampaikan Motorsport Total, Minggu (3/1/2021).
Pad awal 2020, Morbidelli sempat dianggap underdog, namun nyatanya ia justru mengakhiri musim sebagai runner up dan rider Yamaha terbaik, dengan koleksi lima podium, termasuk tiga kemenangan. Salah satu kemenangan yang paling berkesan baginya adalah di MotoGP Teruel.
Usai Takaaki Nakagami jatuh pada lap pertama, Morbidelli langsung memimpin balapan. Murid Valentino Rossi ini menyatakan balapan tersebut bagaikan pengalaman spiritual, karena 23 lap justru hanya terasa berjalan dua lap baginya. Ia pun menyebut peristiwa ini 'Konsentrasi ala Brasil' seperti yang pernah dialami Senna.
Ayrton Senna Sudah 'Menemani' Franco Morbidelli Sejak Kecil
Lap yang dilakukan Senna dalam sesi kualifikasi F1 GP Monako pada 1988 silam memang dianggap sebagai lap terhebat dalam sejarah F1, dan peristiwa itulah yang membuat Morbidelli merasakan hal yang sama di Teruel. Morbidelli, yang ibunya berasal dari Brasil, ternyata memang sangat mengidolakan Senna.
"Saya sangat suka Ayrton Senna. Ia merupakan salah satu idola terbesar saya dan merupakan orang Brasil. Saya sendiri punya ikatan erat dengan negara itu," ungkap rider berusia 26 tahun ini, yang lahir di Roma, Italia, pada 4 Desember 1994 ini.
"Saya selalu suka menceritakan kisah bagaimana ibu saya menempelkan poster Ayrton di kamar tidur saya saat saya lahir. Saya bawa ke mana pun ketika saya pindah rumah. Saya masih punya poster itu, jadi setiap saya akan tidur dan bangun, saya melihat Ayrton," lanjutnya.
Sedih Tak Pernah Nonton Ayrton Senna Secara Langsung
Sayangnya, Morbidelli tak pernah sempat menonton aksi Senna secara langsung, baik di televisi maupun di sirkuit, karena Senna meninggal dunia pada 1 Mei 1994, usai mengalami kecelakaan hebat dalam F1 GP San Marino di Sirkuit Imola.
"Saya tak cukup beruntung untuk melihat Ayrton balapan. Namun, saya menonton begitu banyak dokumenter tentangnya dan menonton banyak wawancaranya. Saya sangat suka pendekatannya pada balapan dan suka karakternya, dan saya menjadikan itu semua sebagai 'cahaya' yang menuntun saya," ujarnya.
Meski begitu, Morbidelli merasa canggung jika digadang-gadang akan menjadi bintang Brasil berikutnya di dunia balap seperti Senna. "Membandingkan diri saya dengan Ayrton saya rasa agak berlebihan. Ia legenda, juara dunia yang hebat, sementara saya bukan. Meski begitu, saya merasa sangat terinspirasi olehnya," tutupnya.
Sumber: Motorsport Total
Video: Momen Brad Binder Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
- Galeri Foto: Pol Espargaro Akhirnya Berseragam Repsol Honda
- Tito Rabat: Joan Mir Rendah Hati, Marc Marquez Bakal Gaspol Lagi
- Juarai Moto3 2020, Albert Arenas Ingin Bela Suzuki di MotoGP
- Valentino Rossi-Luca Marini Siap Turun di Gulf 12 Hours Bahrain
- Alonso Lopez Kritik Max Biaggi: Saya Didepak Karena Rider Lain Punya Uang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Fakta Menarik Real Madrid vs Monaco: Reuni Berdarah Mbappe dan Trauma 2004
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:46
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







